pulsa-logo

Intel Inggris: Serangan WannaCry Ransomware Berasal dari Korea Utara


dian iskandar

Senin, 19 Juni 2017 • 14:47

wannacry,virus ganas,serangan siber,ransomware,perang hacker


ilustrasiilustrasi

Anda mungkin ingat bulan lalu, serangan ransomware dengan nama WannaCry yang mempengaruhi puluhan juta PC di seluruh dunia. Serangan ini melumpuhkan sistem komputer di seluruh Eropa, Amerika, Rusia, dan bahkan China. Lebih dari 300.000 mesin diyakini telah terpengaruh oleh WannaCry. Meskipun tidak ada klaim oleh kelompok hacker tertentu dibalik serangan masif ini, sebuah laporan yang mengutip sumber-sumber dalam Intelijen Inggris mengklaim bahwa ada bukti untuk mendukung teori bahwa serangan ini diluncurkan oleh Korea Utara.

ZDNet melaporkan, mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, bahwa dinas keamanan Inggris percaya bahwa serangan ransomware WannaCry diluncurkan oleh peretas di Korea Utara. Ketika dihubungi, juru bicara NCSC mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengkonfirmasi atau menolak laporan tersebut.

Hal ini telah dilaporkan dan disimpulkan setelah penyelidikanoleh National Cyber Security Center (NCSC), pisi cybersecurity dari British Intelligence. Diapercaya bahwa operasi hacking Korea Utara Grup Lazarus berada di balik serangan tersebut.

Laporan yang bahwa Intelijen Inggris percaya bahwa Korea Utara mungkin memainkan peran dalam serangan cyber global ini mengikuti laporan baru-baru ini senada dengan pejabat intelijen di Amerika Serikat yang mencapai kesimpulan serupa. Itu diyakini sebagai "kepercayaan moderat" di lembaga intelijen negara bahwa serangan tersebut telah dilakukan di Korea Utara.

Hingga saat ini tidak jelas apa motif serangan cyber ini, jika memang benar-benar berasal dari negara terisolasi di dunia. (*)

Sumber: Ubergizmo