pulsa-logo

Qualcomm Siap Wujudkan Jaringan 5G pada 2019?


Galing

Selasa, 18 Juli 2017 • 09:23

Qualcomm, LTE, 5G


Foto: QualcommFoto: Qualcomm

Durga Malladi, wakil presiden teknikal di Qualcomm menyatakan bahwa Meskipun jadwalnya agak ketat akan tetapi jaringan 5G dikabarkan akan bisa dikomersialkan pada Tahun 2019.

Jadwal waktu global untuk penyusunan standarisasi 5G sekarang mengamanatkan adanya penuntasan proses dalam dua tahap. Tahap pertama adalah proses standardisasi untuk jangka menengah yaitu standar 5G non-independen, yang dikabarkan akan selesai pada 2017. Pada tahap kedua, 3GPP berharap dapat menuntaskan standard core network 5G independen pada tahun 2018.

5G non-independen (non-mandiri) mengacu pada implementasi 5G di atas jaringan 4G LTE dengan cara menambahkan antarmuka udara terpadu 5G yang baru. Adapun standard Independent 5G bermaksud menerapkan 5G Core Networks tanpa melibatkan LTE sebagai landasan.

Qualcomm dan para pemimpin industri telekomunikasi lainnya baru-baru ini tengah menggarap percepatan jadwal penyelesaian penyusunan spesifikasi tahap pertama standar non-independen dengan target penuntasan pada akhir tahun ini yang memungkinkan pelaksanaan uji coba dalam skala besar yang dilanjutkan dengan adanya penerapan komersial dimulai pada tahun 2019 mendatang.

Banyak operator sekarang sangat tertarik dengan standar 5G non-independent, karena model tersebut diprediksi akan mampu mencapai tahap verifikasi dan penerapan dalam skala besar paling cepat pada tahun 2019, yang kemudian akan segera disusul oleh standar 5G Independent dengan tetap berpegangan pada jadwal waktu yang telah ditetapkan oleh 3GPP.

Namun begitu, industri 5G harus menyelesaikan pengujian interoperabilitas terlebih dulu sebelum memulai proses komersialisasi pada tahun 2019 nanti. Interoperabilitas antara berbagai macam terminal serta infrastruktur yang telah ada sebelumnya harus dapat segera diwujudkan demi memastikan kemampuan operator telekomunikasi dalam memanfaatkan teknologi 5G tersebut.

Seperti PULSA Kutip dari Digitimes, Sistem prototipe 5G NR buatan Qualcomm telah mematuhi spesifikasi antarmuka udara terpadu baru yang dikeluarkan oleh 3GPP. Dengan menggunakan sistem prototipe ini, Qualcomm dapat melakukan uji coba pada spesifikasi dan teknologi 5G yang sesuai dengan standar yang dirilis 3GPP.


Sistem prototipe 5G NR sub-6GHz dan 5G mmWave Qualcomm juga dapat digunakan untuk tes interoperabilitas terkait. Sejauh ini operator telekomunikasi di China dan Eropa telah menunjukkan minatnya untuk mengimplementasikan jaringan 5G sub-6GHz. Sedangkan para pelaku industri yang berada di Jepang, Korea dan AS lebih antusias dengan teknologi mmWave. (Tary/Galing)

Sumber: Digitimes