pulsa-logo

Beda dengan Uber cs, Ini Skema Tarif Atrans


Fauzi

Rabu, 19 Juli 2017 • 10:06

Atrans


Booming transportasi online berbasis aplikasi sejatinya sudah terjadi sejak dua tahun belakangan. Digawangi Gojek, sejumlah penyedia layanan yang sama pun menyusul. Alhasil, persaingan di ranah transportasi online pun kian sengit.

Meski persaingannya sudah cukup sengit dengan pemain yang ada, ternyata masih ada perusahaan lain yang juga tertarik melirik bisnis ini. Atrans, misalnya, perusahaan jasa sewa angkutan darat ini tertarik untuk ikut berkecimpung di layanan transportasi online.

Sebagai pemain baru, Atrans mengklaim bahwa pihaknya membawa sedikit perbedaan dengan para pesaing yang sudah ada.

“Jadi gini, memang yang saya harapkan ini sedikit beda dengan tetangga sebelah (pesaing lain), di mana tetangga sebelah kan memang pure aplikasi yang duluan keluar, setelah itu operasionalnya belakangan. Bahkan, mereka untuk izin-izinnya itu kan juga banyak yang belum diproses,” kata Arynto C. Samudro selaku Managing Director Atrans.

Atrans, lanjut Arynto, justru kebalikannya, karena posisinya betul-betul dari perusahaan rental (jasa transportasi), jadi dari sisi izinnya semua sudah punya.

“Hanya kita menambahkan jadi aplikasi. Jadi, ini istilahnya pengembangan dari sistem yang sebelumnya sudah ada,” lanjut Arynto.

Dari sisi penggunaan, khususnya untuk layanan Trans Car, Atrans ternyata memiliki perbedaan, di mana layanannya tidak ditentukan dari jarak (kilo meter) yang ditempuhnya, melainkan menggunakan waktu.


“(Dengan Trans Car) bisa melakukan (perjalanan) bukan dengan point-to-point, tapi bisa melakukan dengan Hour Rent. Jadi, (tarif) yang dihitung di situ bukan kilo meternya, tetapi dari jamnya,” tandas Arynto.

Lebih jauh, Arynto, menjelaskan untuk dalam kota, Atrans memberikan maksimum 50 km dari titik start sampai dengan titik terjauh. Adapun untuk luar kota, Hour Rent memberikan maksimum perjalanan hingga 150 km. Sementara untuk penggunaan harian (daily) Atrans membatasi hingga 400 km.

Untuk harga, dalam satu jam pemakaian, Atrans menerapkan tarif di angka Rp80 ribu, dengan minimum order selama dua jam.

“Jadi, pada saat order untuk dua jam pemakaian seharga Rp160 ribu. Apabila ada kelebihan waktu kita akan hitung (kelebihannya),” beber Arynto.

Atrans merupakan penyedia layanan transportarsi online buatan lokal. Selain Trans Car, Atrans juga menyediakan layanan transportasi lain, seperti Trans Ojek, Trans Food, Trans Car, Trans Day Rent, dan Trans Box. Aplikasi Atrans sudah tersedia untuk pengguna Android dan iOS.