pulsa-logo

Samsung Siap Daur Ulang Galaxy Note 7


Fauzi

Rabu, 19 Juli 2017 • 10:48

Samsung Galaxy Note 7


Menjaga kelestarian lingkungan hidup selalu adi isu utama yang dihadapkan oleh tiap vendor smartphone, tidak terkecuali Samsung. Masalah inilah yang kemudian menjadi sorotan utama saat Samsung menarik besar-besaran dan menghentikan penjualan Samsung Galaxy Note 7. Di mana banyak pihak yang mempertanyakan soal limbah dari phablet tersebut.

Kini Samsung mengumumkan bahwa mereka akan memulihkan limbah logam sebanyak 157 ton emas, perak, kobalt, dan tembaga melalui daur ulang Galaxy Note7 aka Galaxy Note FE. Kini Galaxy Note FE resmi dan sudah tersedia untuk dibeli di Korea Selatan.

Samsung merilis sebuah pernyataan mengenai upaya daur ulang untuk unit Galaxy Note7 yang dikumpulkannya melalui penarikan global tahun lalu. Samsung Galaxy Note7 versi Refurbished  dibekali dengan baterai 3.200 mAh yang lebih kecil dan telah terlahir kembali sebagai Samsung Galaxy Note FE. Bagaimana dengan sisa Note7? Nah, sisa phablet itulah yang kemudian akan didaur ulang. 

Samsung mengatakan bahwa melalui proses daur ulang ini mereka memulihkan lebih dari 157 ton emas, perak, kobalt, dan tembaga. Samsung mengatakan bahwa proses daur ulang akan dimulai sebelum akhir bulan. Samsung telah memutuskan untuk memisahkan dan menggunakan kembali komponen utama seperti display AMOLED, semikonduktor memori, dan modul kamera melalui metode pemrosesan ramah lingkungan. Beberapa komponen ini akan digunakan sebagai bahan servis jika salah satu unit Samsung Galaxy Note FE memiliki masalah atau kerusakan dan bagian lainnya akan dijual.

Samsung akan menjalin kerja sama dengan perusahaan domestik dan asing untuk mengekstrak dan mendaur ulang komponen elektronik di dalam Galaxy Note 7. Semuanya akan dilakukan Samsung dengan cara yang ramah lingkungan. Ke depan, Samsung berencana untuk memimpin industri dalam hal pelestarian lingkungan dan perusahaan yang mempelopori proses daur ulang limbah.

Sumber: GSMarena