pulsa-logo

Payah, Moto Z2 Force Hanya Dibekali Baterai 2730 mAh ?


Fauzi

Jum'at, 21 Juli 2017 • 10:16

Moto Z2 Force


Beberapa hari lagi, tepatnya pada tanggal 25 Juli 2017, Motorola dijadwalkan untuk meluncurkan Moto Z2 Force di New York City. Rencananya acara tersebut akan disiarkan secara live streaming. Dan kini, beberapa hari jelang peluncuran, mulai banyak beredar informasi dan rumor seputar smartphone tersebut di media.

Kabar terbaru yang dilansir dari GSMArena menyebutkan bahwa Evan Blass di akun Twitter miliknya @evleaks menyebutkan bahwa smartphone tersebut kemungkinan tidak akan disukai banyak orang. Hal itu lantaran beberapa keputusan Moto untuk mengemas perangkat keras di Moto Z2 Force dianggap  tanggung dan tidak menggigit.

Untuk kinerja dari Moto Z2 Force akan mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon 835 yang dipasangkan dengan RAM 6GB. Kecuali Anda tinggal di Amerika Serikat, Moto Z2 Force hanya tersedia dalam varian RAM 4GB. Selain itu, unit yang dijual di seluruh dunia akan mendapatkan opsi penyimpanan internal 128GB di mana varian yang dijual di AS hanya akan mendapatkan setengahnya saja. Entah mengapa demikian.

Di sektor fotografi, Moto Z2 Force akan menampilkan dual kamera dengan masing-masing beresolusi 12MP, sebuah perubahan drastis dari kamera 21MP dengan performa baik yang dimiliki  Moto Z Force. Sedangkan kamera depan akan tetap sama dengan pendahulunya yakni memiliki resolusi 5MP yang dibekali dengan LED flash.

Dan sekarang adalah spesifikasi yang paling krusial, yakni baterai. Moto Z2  Force kabarnya hanya akan dibekali dengan kapasitas baterai 2.730 mAh, jelas ini kapasitas baterai ini sangat kecil untuk produk smartphone terbaik. Perlu Anda ketahui,pendahulunya yakni Moto Z Force menawarkan kapasitas  baterai yang cukup memadai yakni 3.500 mAh, sehingga jika membandingkan dengan Moto Z2 Force, tentu kapasitas baterainya jauh lebih kecil. Dengan kapasitas baterai yang kecil sepertinya kurang seimbang dengan spesifikasinya yang lumayan tinggi.

Moto memiliki smartphone jauh lebih murah dengan baterai yang jauh lebih besar, jadi keputusan Moto untuk menggunakan baterai 22% lebih kecil tentu sangat mengecewakan.

Di sisi positifnya, penggunaan prosesor Snapdragon 835 telah terbukti cukup efisien, bahkan pada smartphone seperti HTC U11 dan Samsung Galaxy S8 yang keduanya menggunakan baterai ukuran yang sama dengan pendahulunya, meski displaynya lebih besar.


Sumber: VentureBeat