Atrk
ads skin gagal

Helat LG Linear Challenge, LG Kampanyekan Pentingnya Menjaga Kesegaran Makanan

LG Linear Inverter Images Data 2017 Juli Thumb Other400 0

PT. LG Electronics Indonesia (LG) punya cara unik mengkampa-nyekan pentingnya menjaga kesegaran makanan. Hal ini dilakukan dengan menggelar LG Linear Challenge. Berlangsung sepanjang tiga hari mulai 21 Juli 2017 di Atrium Mall Senayan City - Jakarta, uniknya kampanye ini mengajak masyarakat untuk membuat dan memainkan alat musik yang berasal dari buah dan sayuran. “Kampanye ini sekaligus membawa pesan pentingnya kesadaran akan permasalahan pemborosan makanan dalam masyarakat modern,” ujar Jaeyoung Lee, Presiden Direktur PT. LG Electronics Indonesia.

Lebih lanjut ia menyatakan, untuk memperkuat penyampaian pesan pada kampanye LG Linear Challenge ini, LG telah menyiapkan berbagai rangkaian acara. Termasuk di dalamnya, talkshow mengenai pentingnya kesegaran makanan untuk menyajikan hidangan sehat bersama Chef Rinrin Marinka. Dengan pengetahuan dan pengala-mannya dalam dunia masakan, chef yang juga dikenal sebagai salah satu dari juri kompetisi masak populer Masterchef Indonesia ini, bakal membagi berbagai tips dan cara menjaga kesegaran bahan makanan sekaligus mengolahnya menjadi hidangan sehat.
LG Linear Inverter 1 Images Data 2017 Juli Thumb Other400 0
Bicara mengenai dipilihnya kegiatan ini, Jaeyoung Lee menuturkan, tak lepas dari karakter unik dari buah dan sayuran. Menurutnya, tak seluruh buah dan sayuran dapat dibentuk menjadi alat musik dan mengeluarkan bunyi sesuai yang diinginkan. “Diper-lukan buah dan sayuran yang benar-benar segar untuk dapat mengeluarkan bunyi nyaring,” ujarnya.

Berangkat dari hal inilah, menurutnya, LG sebagai perusahaan elektronik global yang dikenal dengan berbagai inovasi di perangkat elektronik rumah tangga lantas melakukan riset. Hasilnya, tantangan besar penyimpanan makanan dalam jangka wak-tu panjang bukan lagi pada panasnya suhu, melainkan fluktuasi suhu. Suhu yang stabil dan merata dikatakan menjadi kunci menjaga kesegaran makanan.

Lebih lanjut LG mengembangkan lemari es terbarunya dengan kompresor inverter linear yang menawarkan kesegaran lebih lama bagi bahan ma-kanan. Memastikan inovasi terbaru ini dapat menjangkau lebih banyak keluarga di In-donesia, LG membenamkan seluruh teknologi ini ke dalam seri lemari es dua pintu Top Freezer terbarunya di tahun ini. Alasannya, jenis ini merupakan lemari es paling populer di Indonesia.

Tak sekedar mengadopsi teknologi inverter yang terbukti hemat energi, LG mendesain kompresor lemari es ini dengan keunikan pada pengoperasian yang bertumpu pada sa-tu tuas penggerak. Hal ini berbeda dengan kompresor konvensional yang memiliki em-pat bagian saling bergantung dalam pengoperasiannya. Minimalnya gesekan antar ba-gian kompresor menjadi satu titik gesek dibanding kompresor konvensional membuat energi yang dibutuhkan lebih kecil.

Dengan kompresor ini pula, lemari es LG terbaru ini dicipta dengan sistem pendinginan yang mampu mempertahankan suhu dalam lemari es lebih baik. Dinamai fitur LINEAR Cooling™, lemari es LG ini mampu menjaga fluktuasi suhu dalam lemari es hanya berada pada kisaran +/- 0.5°C. Bila dibandingkan, kompresor cerdas ini menekan fluktuasi suhu di dalam lemari es hingga 50 persen dibandingkan lemari es dengan kompresor konvensional.

Hal inilah yang membuat LG pun menyematkan fitur LG DoorCooling+™ pada lemari es berteknologi inverter terbarunya ini. Tersirat kuat pada namanya, fitur ini merupakan sistem pendinginan baru yang menambahkan sumber embusan hawa dingin pada bagian dalam pintu lemari es. Dengan tambahan fitur LG DoorCooling+™ ini, membuat pendinginan lemari es LG berasal dari banyak arah. Berbeda dengan lemari es yang biasa dijumpai, sumber hembusan hawa dingin hanya terletak di tengah pada bagian dalam lemari es.

Tambahan sumber hembusan hawa dingin lewat fitur LG DoorCooling+™ ini membuat suhu dalam lemari es lebih cepat dingin. Hal yang sangat berguna mengingat kerapnya aktivitas membuka tutup pintu lemari es yang tanpa disadari melepaskan hawa dingin dari dalam kabin simpannya. Di samping itu, sistem pendinginan inovatif ini menyebabkan hawa dingin tersebar lebih merata dibanding sistem pendinginan konvensional yang hanya mengandalkan satu sumber hembusan hawa dingin. Dalam uji internal LG, perbedaannya mencapai hingga 35 persen lebih cepat dingin dan merata dibandingkan sistem pendinginan konvensional.

Kolaborasi kerja keduanya memastikan lemari es LG dengan kompresor inverter linear mendobrak keterbatasan kemampuan lemari es saat ini. "Memiliki lemari es dengan kemampuan menjaga kesegaran makanan lebih lama tak hanya menjaga kesehatan keluarga, namun lebih dari itu turut berkontribusi dalam mengurangi pemborosan ma-kanan," tutup Jaeyoung Lee.

Rate this item
(0 votes)