Atrk
ads skin gagal

Baru Bisa Raih 1 % Pangsa Pasar, Ini Upaya Bekraf untuk Industri Game Lokal

ilustrasiilustrasi

Potensi perputaran uang dari game ternyata lumayan besar. Tahun lalu, ada sekitar hampir 600 juta dolar AS uang yang dihasilkan dari industri ini. Padahal di tahun 2014 jumlahnya hanya sekitar 121 juta dolar AS saja. Lalu di 2015, perputarannya mencapai 321 juta dolar AS kemudian naik lagi di 2016 yang hampir mencapai 600 juta dolar AS. Nah, tahun ini, menurut Narendra Wicaksono Ketua Asosiasi Game Indonesia (AGI), pasar game di Indonesia diprediksi mencapai 880 juta dolar AS.

Dibandingkan dengan Negara-negara lain di Asia Tenggara, Indonesia merupakan Negara yang paling besar pertumbuhannya. Tahun lalu, pertumbuhan Indonesia mencapai 19 persen dari total 1,767 miliar dolar AS di kawasan ini dan tahun ini diprediksi akan tumbuh 21 persen dari total 2,216 miliar dolar AS.

Sayangnya, menurut pemaparan Hari Sungkari Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), developer lokal baru bisa mencicipi 1 persen saja. Inilah yang menjadikan sub sektor aplikasi dan game menjadi prioritas Bekraf. “Game adalah salah satu sub sektor dari Bekraf dan salah-satu subsektor prioritas,” kata Hari Sungkari pada acara pre-event Bekraf Game Prime 2017.

Bagi Bekraf sendiri, tantangan untuk meningkatkan persaingan di industry game ini ada tiga hal, yakni terkait dengan riset, big data dan permodalan. Ini yang ditekankan oleh Fajar Utomo Deputi Akses Permodalan Bekraf.

Pemerintah sebetulnya punya program bantuan insentif permodalan dengan nilai maksimal Rp200 juta. Tapi, Fajar menekankan, ini bukan bantuan sosial, melainkan insentif. Dana ini digunakan untuk memacu perkembangan bisnis dan mempertemukan Startup pada level berikutnya.

Fajar mengakui bahwa ada kesulitan untuk mengakses perbankan bagi para developer game. Alasannya adalah, asset yang dimiliki oleh para pengembang lebih banyak berupa asset intangible alias tak terlihat. Sehingga para developer berharap banyak pada modal ventura dan dana masyarakat. Sayangnya, modal ventura di Indonesia juga tak banyak. “Ada lima ribu triliun uang di Perbankan sedangkan modal ventura hanya 11 triliun,” kata dia.

Selain permodalan, Bekraf punya lima Deputi lainnya (total enam Deputi) dengan masing-masing tugas yang akan membantu para calon atau pengembang game dan aplikasi. Selain akses permodalan, Bekraf juga menyiapkan bantuan legalitas, promosi, infrastuktur, riset dan edukasi serta hubungan antar lembaga. (*)

Rate this item
(0 votes)