pulsa-logo

Lewat Teknologi Digital, Kemendes PDTT Genjot Industri Kreatif Desa Tertinggal


Hairuddin

Sabtu, 29 Juli 2017 • 07:07

Internet, Desa Tertinggal, Kemendes, Kominfo, Broadband, Prukades,


Sejalan dengan langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) untuk mengembangkan desa tertinggal lewat program Desa Broadband Terpadu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pun turut menyediakan sarana pengembangan ekonomi kreatif daerah lewat empat program strategisnya.

Program yang meliputi Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades), Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) sebagai wadah UKM, Embung dan sarana olahraga desa ini dikembangkan dengan berbasiskan teknologi serta inovasi terkini. Warga desa dan para pelaku UKM di desa tertinggal dapat memaanfaatkan sarana teknologi dalam mengembaangkan dan mempromosikan bisnis mereka melalui jejaring sosial, situs e-commerce dan sebagainya.

“Dengan memanfaatkan teknologi digital dan inovasi terkini, kami berharap para pelaku UKM serta warga desa dapat mempromosikan hasil karya mereka dan membuka peluang investor lokal maupun luar negri untuk berinvestasi. Dan nantinya, tentu saja akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa tertinggal tersebut”, ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo di sela-sela pembukaan Expo Prukades 2017 di Tanah Abang, Jakarta (28/07).

Eko juga menambahkan, warga desa tertinggal kini bisa memanfaatkan koneksi internet yang semakin luas lewat program Desa Broadband Terpadu milik KOMINFO. "Akses internet yang mulai masuk ke desa terpencil, sudah bisa dimanfaatkan warga desa dengan lancar", ujarnya.

Program rutin yang dilakukan Kemendes PDTT ini menjadi langkah strategis untuk mempromosikan dan meningkatkan taraf hidup desa tertinggal yang menurut data tahun 2016 tercatat ada sekitar 80 kabupaten dari total 122 kabupaten di Indonesia yang ditetapkan sebagai daerah tertinggal.(Udn)