pulsa-logo

Pulau Terluar Indonesia Kini Punya Akses Broadband


Hairuddin

Selasa, 01 Agustus 2017 • 17:54

Broadband, Menkominfo, Rudiantara, Telkomsel, BTS, Internet,


Menteri Komunikasi dan Informatika meninjau infrastruktur telekomunikasi dan layanan akses informasi di Pulau Miangas, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud di Provinsi Sulawesi Utara. Pulau yang memiliki luas 3.2 km2 dan berpenduduk 763 jiwa ini masuk dalam kategori wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) yang merupakan pulau yang terletak paling utara di Indonesia dan berbatasan langsung dengan Filipina.

Dalam kunjungan tersebut, Menkominfo meninjau BTS milik Telkomsel yang telah diuprade kemampuannya dari semula yang hanya menggunakan teknologi 2G menjadi saat ini memiliki kemampuan 4G. BTS ini merupakan BTS pertama di daerah 3T di Indonesia yang dilengkapi dengan kemampuan broadband. Tidak ketinggalan, hadir pula layanan akses internet di 5 lokasi di Pulau Miangas yaitu (1)Pos TNI AL (2)Rumah Pintar (3)SMK dan RRI (4)Pelabuhan (5)Alun-alun.

Upgrade teknologi BTS serta penyediaan akses layanan internet di Pulau Miangas merupakan salah satu program Universal Service Obligation (USO) di bidang telekomunikasi dan informatika yang dibangun menggunakan dana USO oleh Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI). BP3TI, Kementerian Kominfo menargetkan untuk membangun 419 BTS di daerah 3T di tahun 2017. Sebanyak 140 BTS diantaranya sudah dibangun dan beroperasi. Terkait dengan penyediaan akses internet, Kementerian Kominfo menargetkan 800 lokasi di daerah 3T sudah dapat terlayani di tahun 2017.

Dikesempatan yang sama, Menkominfo melakukan video call dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Jakarta. Video call ini bertujuan untuk menguji kemampuan BTS yang telah diupgrade dengan teknologi 4G serta kualitas layanan akses internet di Pulau Miangas. "Pemerintah memiliki affirmative policy atau kebijakan keberpihakan, untuk daerah terutama di daerah 3T yang tidak profitable secara bisnis, pemerintah akan membangun dan menyediakan akses telekomunikasi menggunakan dana USO,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika.