pulsa-logo

Berkat Fitur Ini, Update OS Android 8.0 Tak Butuh Memori Besar


dian iskandar

Selasa, 08 Agustus 2017 • 15:46

google,Android 8.0,update nougat,update OS android,download OS,root Android


ilustrasiilustrasi

Salah-satu kendala ketika ingin melakukan update atau pembaruan system operasi yang biasanya berisi file yang cukup besar adalah kurangnya daya tampung memori di ponsel Anda. Tapi kabar baiknya adalah itu tidak berlaku ketika Anda melakukan pembaruan Android 8.0.

Seperti dilansir Arstechnica,  menurut dokumentasi source.android.com terbaru, Google telah menyiapkan sebuah skema untuk memastikan bahwa kesalahan "kekuaranganruang" tidak akan menghentikan pembaruan.

Pertanyaannya, dimana sih Google bisa menyimpan update jika ponsel Anda penuh? Jika Anda ingat di Android 7.0, Google memperkenalkan fitur baru yang disebut "Update Seamless". Pengaturan ini memperkenalkan skema partisi dua sistem, partisi "System A" dan "System B". Maksudnya adalah, ketika tiba saatnya untuk menginstal pembaruan, Anda bisa menggunakan ponsel seperti biasa di partisi "System A", dan ketika tidak digunakan pembaruan diterapkan pada partisi "System B". Ketika update selesain, maka ponsel akan direkomendasikan untuk dihidupkan ulang. Pada saat itu, perangkat hanya mengalihkan dari partisi A ke partisi B yang baru diperbarui.

Jika pada proses update muncul "out of space " (kekurangan memori),  Anda hanya mengalaminya di partisi penyimpanan pengguna, yang hanya digunakan sebagai tempat unduhan sementara sebelum pembaruan diterapkan ke partisi sistem.

Nah, dimulai pada Android 8.0, penyiapan partisi sistem A / B sedang ditingkatkan dengan fitur "update streaming". Update data akan berlangsung dari internet ke partisi sistem offline, blok demi blok ditulis, dalam keadaan siap-boot. Alih-alih membutuhkan kurang lebih 1GB ruang kosong, Google akan melewati penyimpanan pengguna hampir semuanya, jadi hanya membutuhkan ruang kosong 100KB untuk beberapa metadata.

Pembaruan streaming adalah fitur baru yang dibangun di Android 8.0, namun, anehnya, dokumen tersebut mengatakan bahwa Google juga akan mendukung fitur Google Play Services. Itu akan mengaktifkan fitur ini pada perangkat "Android 7.0 dan yang lebih baru" dengan penyiapan partisi sistem ganda. (*)

Sumber: Arstechnica