pulsa-logo

Apple dan Foxconn Siapkan 240 Triliun Dana untuk Beli Unit Bisnis Chip Memori Toshiba


Galing

Kamis, 31 Agustus 2017 • 18:30

Apple, Foxconn. Toshiba


Bulan April lalu beredar sebuah laporan yang menyebutkan bahwa Apple dan perusahaan Teknologi tinggi lainnya dikabarkan akan membeli unit bisnis chip memori milik Toshiba. Dua pekan kemudian tersiar kabar bahwa Apple dan Foxconn akan bekerja sama untuk mengajukan penawaran kepada Toshiba. Laporan ini muncul sesudah ada kabar yang menyebutkan adanya besaran penawaran yang diajukan hingga mencapai angka 18 miliar USD atau setara dengan 240 triliun rupiah.

Foto: PhoneArenaFoto: PhoneArena

Bain Capital adalah konsorsium dibalik nilai penawaran fantastis ini yang mereka tawarkan kepada Toshiba selaku produsen NAND chip terbesar kedua di dunia. Demi memperoleh sokongan finansial serta menambah kekuatan permodalan mereka, Bain mengajak Apple untuk turut serta. Dengan kekuatan modal bernilai lebih dari  250 miliar USD, nilai pembelian Apple yang terbesar sejauh ini hanyalah proses akuisisi Beats Audio pada bulan Mei 2014 lalu yang menghasilkan angka hingga 3 miliar USD.

Toshiba dikatakan tengah membutuhkan modal untuk menutupi catatan merah keuangan mereka yang berakibat dari kerugian yang harus mereka tanggung dari bisnis nuklirnya yang berada di A.S. yang bernama Westinghouse. Sementara itu, kesepakatan seperti ini sepertinya akan sesuai dengan strategi operasi Apple dalam memproduksi perangkatnya. Pabrikan dengan logo buah apel tergigit tersebut selama ini memang selalu mengandalkan banyak pemasok untuk memenuhi kebutuhan komponen dari perangkat yang akan dibuatnya. Ini artinya jika kesepakatan ini berhasil dicapai, maka Apple akan diuntungkan dengan adanya pasokan yang lancar serta harga harus dibayarkan akan dapat lebih jauh ditekan. Selain itu, langkah ini juga akan dapat pula mengurangi ketergantungan mereka terhadap Samsung.

Dengan nilai tawaran sekitar 2,2 triliun yen atau lebih tepatnya 18,2 miliar USD, Bain bersama dengan pembuat chip Korea Selatan SK Hynix, akan menyumbangkan uang sebesar 1,1 triliun yen atau mengambil porsi hingga 55%. Dana sebesar 400 miliar yen atau setara dengan porsi 18% kemudian akan berasal dari kantong Apple. 27% porsi dana lainnya akan ditanggung oleh bank-bank di Jepang yang telah berjanji akan menanamkan modal pada angka 600 miliar yen. Sedangkan sisanya sebesar 200 miliar yen atau 9% dari porsi dana yang ada masih akan terus dipegang oleh Toshiba.

Adapun untuk penawaran pembelian yang berasal dari Western Digital yang berakhir pada hari ini memiliki nilai yang hanya terpaut tipis pada angka 1,9 triliun yen dan mencakup pula investasi dari perusahaan ekuitas swasta A.S. KKR & Co LP. Kabarnya Western Digital juga tengah mencoba untuk menaikkan nilai penawarannya menjadi 2 triliun yen. Jika Western Digital memenangkan penawaran ini, maka mereka dapat menggabungkan bisnis chip NAND miliknya dengan milik Toshiba yang secara total skalanya akan menyamai skala bisnis chip NAND terbesar dunia yang saat ini dikuasai oleh Samsung. Kemenangan oleh Western Digital ini boleh jadi akan membuat posisi tawar mereka naik saat harus bernegosiasi dengan Apple untuk menjadi pemasok chip perangkat mereka kedepannya. Sehingga tidaklah mengherankan bila pada akhirnya Apple memandang penting keikutsertaan mereka dalam konsorsium yang dipimpin oleh Bain ini. (Tary/Galing)

Sumber: PhoneArena