pulsa-logo

Mengintip Performa Chip Helio X30 di Meizu Pro 7 Plus


Fauzi

Senin, 04 September 2017 • 11:41

MediaTek Helio X30,Meizu Pro 7 Plus


Meizu Pro 7 Plus merupakan smartphone pertama di dunia  dengan chip Helio X30 terbaru yang diluncurkan beberapa hari yang lalu oleh MediaTek. Perlu Anda ketahui, Helio X30 memiliki dukungan prosesor deca-core yang kuat dan kelola grafis PowerVR. Dengan Meizu Pro 7 Plus dibekali  RAM 6GB, memang sepertinya lebih dari cukup untuk kelancaran multi tasking dan menjanjikan performa yang sangat mumpuni.

Prosesor 10 inti ini memiliki dua core Cortex-A73 yang kuat dengan clock speed 2.6GHz, empat core A53 hemat energi yang cukup powerful yang dijalankan dengan clock speed 2,2 GHz, dan empat core super ringan A35 dengan clock speed 1.9GHz. Prosesor Helio X30 ini mendapat dukungan kelola grafis seri PowerVR 7XTP. Dan perlu Anda ketahui,  Apple telah memilih jenis GPU yang serupa untuk iPhone 6s yang  menggunakan prosesor A9-nya. Memang GPU yang dipilih untuk disandingkan dengan Helio X30 bukan generasi terbaru namun tetap GPU jenis itu merupakan seri yang masuk ke dalam kelas unggulan di segmen mid-range.

Meizu Pro 7 Plus dibekali dengan layar QHD menjalani beberapa pengujian benchmark untuk mengetahui seberapa tangguh performa dari  Helio X30 yang dijalankan di dalamnya.

Dalam pengujian GFXBench, menunjukkan bahwa penggunaan GPU berjenis PowerVR 7XTP terasa lebih lemah daripada Adreno 540 yang  dirilis  oleh Qualcomm, namun sangat dekat dengan model Adreno 530 sebelumnya yang tersedia pada generasi Snapdragon 820 dan setara dengan Mali-T880MP10 yang ditemukan di Meizu Pro 6 Plus.

Adapun  dari pengujian aplikasi gabungan AnTuTu dan BaseMark OS II 2.0 berhasil menyertakan skor akhir Meizu Pro 7 Plus, yang menemukan fakta bahwa smartphone ini  kinerjanya  setara dengan smartphone papan atas  keluaran 2016. Namun tidak sebagus smartphone yang dirilis oleh pesaing-pesaingnya di tahun 2017 ini. Dan Anda mau tahu apa yang membuat skor aplikasi gabungan AnTuTu dan baseMark OS II 2.0 anjlok? Jawabannya adalah  penggunaan jenis GPU jadul  inilah yang membuat skornya turun.

Meizu Pro 7 Plus dan Helio X30-nya tidak memenuhi semua grafik benchmark, tapi ini tidak berarti tidak dapat menawarkan kinerja kelas utama. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa  penggunaan GPU versi lawas tampak seperti titik lemah Meizu Pro 7 Plus. Memang penggunaan GPU ini mungkin tidak memiliki kinerja teoritis yang sama dengan produk kompetitor saat ini, namun mampu menangani game 3D atau film beresolusi tinggi lainnya, tanpa masalah besaran resolusinya.

Dengan desain casing smartphone berbahan logam, namun smartphone ini tetap  dingin dan tidak meninggalkan jejak hangat  atau panas pada saat kinerja puncak selama setengah jam non-stop. Dan ini tidak lain disebabkan oleh penggunaan processor Helio X30 .


Dalam performa nyata, Meizu Pro 7 Plus terasa tak jauh gaharnya dengan LG G6 bahkan Samsung Galaxy S7 Edge. Sensasi ringan dan smooth pada antarmuka Meizu Flyme sangat berpengaruh pada sumber daya sistem, setidaknya lebih ringan dari pada Samsung Galaxy S8. Beberapa aplikasi kantor, game 3D teratas  dapat dijalankan di Meizu  Pro 7 Plus dengan lancar dan baik.

Sumber: GSMarena