pulsa-logo

Meledak Saat Diisi Baterainya, Samsung Galaxy S7 Bikin Tangan Melepuh


Galing

Senin, 04 September 2017 • 17:03

Galaxy S7 Meledak


Pada Tahun lalu, setelah resmi diluncurkan pada bulan Agustus, Galaxy Note 7 terpaksa dihentikan penjualannya karena adanya unit yang meledak. Kini sebuah laporan baru dari Korea Selatan mengungkapkan Galaxy S7 yang meluncur resmi sebelum Note 7 dikabarkan ikut meledak.

Pada 14 Agustus, seorang wanita pengguna Galaxy S7 berusia 20 tahun meninggalkan ponselnya di kamar sekitar pukul tiga pagi dengan perangkat dalam kondisi sedang diisi baterainya sebelum perangkat itu tiba-tiba meledak. Percikan api yang dihasilkan dari api tidak hanya merusak lantai dan perabotan kamar tidurnya, tapi juga mengakibatkan luka bakar parah di tangannya.

Pengguna tersebut mengklaim bahwa dia telah menggunakan charger resmi dari Samsung untuk mengisi Galaxy S7 miliknya. Smartphonenya tersebut telah digunakan sejak Juli 2016 dan dia tidak menghadapi masalah sebelumnya. Setelah kejadian tersebut, dia membawa ponselnya ke pusat layanan untuk mengganti unitnya. Untuk penyelidikan lebih lanjut, dia menyerahkan handset tersebut ke Badan Teknologi dan Standar Korea (KATS).

Foto: GizmoChinaFoto: GizmoChina

Seorang pejabat dari KATS mengatakan penyelidikan tersebut akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini dikarenakan penyelidikan sebelumnya terkait sebab meledaknya Note 7 bahkan memakan waktu berkisar hingga enam bulan. Seorang perwakilan dari Samsung Electronics mengatakan bahwa tidak satupun perangkat Galaxy S7 yang telah terjual sejauh ini mengalami masalah tersebut. Dia menambahkan sedang menunggu laporan pemeriksaan dari KATS.

Galaxy Note 7 hadir dengan chassis ramping yang mengandalkan baterai berkapasitas sebesar 3.500mAh yang dibuat oleh Samsung SDI dan Amperex Technology Limited yang juga jadi pemasok baterai yang sama untuk Galaxy Note 7. Baterai dari Samsung SDI mengalami korsleting karena ruang yang disiapkan antara kantong pelindung di sekitar baterai dan bagian dalam tidak cukup lebar. Beberapa baterai dari Amperex Technology juga dilaporkan tidak memiliki pita isolasi dan yang lainnya memiliki tonjolan tajam yang merusak pemisah antara kutub katoda dan anoda.

Sementara itu, Samsung cukup yakin bahwa Galaxy Note 8 yang baru saja diluncurkan tidak akan meledak karena memiliki baterai yang lebih kecil. Apalagi, chipset Snapdragon 835 ini cukup hemat daya sehingga akan membuat Note 8 bertahan lebih lama meski baterai yang digunakan memiliki kapasitas lebih kecil. Namun, perbandingan daya tahan baterai antara Note 7 dan Note 8 mengungkapkan Note 7 memberikan performa baterai yang lebih baik. (Tary/Galing)

Sumber: GizmoChina