pulsa-logo

iPhone X Akan Jauh Lebih Mahal dari Galaxy Note 8, Inikah Sebabnya?


Fauzi

Kamis, 07 September 2017 • 11:00

iPhone X,Galaxy Note 8


Beberapa hari lalu, beredar sebuah kabar yang menyebutkan bahwa iPhone X versi 512GB akan dijual dengan harga sangat mahal, yakni sekitar 1,199 USD (16 juta-an). Bocoran tag harga yang fantastis ini terlihat hanya beberapa minggu setelah Samsung merilis harga resmi dari Galaxy Note 8 versi 64GB yang dipatok hanya 929,99 USD (Rp12 juta-an).

Jelas, bila kabar ini benar adanya, harga banderol yang selisih cukup jauh ini agak mengejutkan, dan sangat disayangkan banyak pihak. Mereka sekaligus mempertanyakan apa penyebab iPhone X yang akan dirilis Apple tersebut jauh lebih mahal dibandingkan dengan Galaxy Note 8?

Menurut sebuah laporan yang berasal dari KGI Securities, tempat kerja analis Ming-Chi Kuo, harga yang dibayarkan Apple kepada Samsung untuk memproduksi dan memasok panel OLED tergolong tinggi. Dan ini salah satu alasan utama mengapa Apple menjadikan iPhone X memiliki tag harga premium yang lebih tinggi dibandingkan dengan smartphone high-end sekelasnya.

Apple perlu mengeluarkan biaya belanja komponen panel OLED yang diproduksi oleh Samsung ini dengan menghabiskan biaya dua kali lipat lebih mahal dibanding panel LCD yang pernah Apple beli untuk iPhone 7 dan iPhone 7s.

Apple dikabarkan harus merogoh kocek sekitar 120 USD sampai 130 USD per buahnya, untuk setiap panel OLED yang diperolehnya dari Samsung. Anda bisa bandingkan dengan harga untuk layar LCD yang perkepingnya hanya dipatok 45 USD sampai 55 USD. Inilah salah satu alasan mengapa Apple saat ini sedang mencari pemasok kedua panel OLED, seperti LG. Tidak hanya pemasok kedua yang membantu Apple mempertahankan tampilan OLED menjadi lebih stabil, akan tetapi juga memungkinkan Apple menciptakan persaingan di antara dua pemasok berdasarkan harga.

Display OLED Samsung tidak mendukung Touch 3D karena mereka tidak merespons perbedaan tekanan sentuh seperti layar LCD-nya. KGI mengatakan bahwa inilah alasan mengapa Apple sepertinya “menyerah” untuk mencoba menanamkan otentifikasi Touch ID mereka di bawah layar.

Menurut perusahaan sekuritas KGI, OLED tidak melakukannya dengan baik saat mencoba membaca sidik jari yang dipindai melalui layar jenis ini. Alhasil, pada iPhone X nantinya Apple mengganti Touch ID dengan sistem pengenal wajah 3D yang menggunakan kamera depan untuk membuka kunci iPhone, dan verifikasi identifikasi pengguna untuk Apple Pay.


Dalam even ulang tahun  iPhone ke- 10, iPhone yang akan menampilkan layar OLED yang akan diluncurkan. Kabarnya, di tahun 2018, ada beberapa unit iPhone yang akan dirilis dan masing-masing akan mengusung layar OLED.

Sumber: PhoneArena