pulsa-logo

PBB Ingin Pemilik Drone Terdaftar di Database Global, Kenapa?


Fauzi

Sabtu, 09 September 2017 • 21:51

Drone,ICAO


Image Source: TechradarImage Source: Techradar

Dianggap bisa mengganggu lalu lintas udara dan memiliki dampak negatif lainnya, ke depan pemilik drone nampaknya bakal diharuskan untuk terdaftar dalam sebuah database global. Adalah sebuah badan PBB bernama International Civil Aviation Organization (ICAO) yang menginginkan berdirinya sebuah sistem pendaftaran global untuk para pemilik drone.

Bukan tanpa alasan badan yang memang mengurusi dunia penerbangan sipil itu memandang bahwa drone bisa menyebabkan kerusakan serius bagi pesawat terbang ketika diterbangkan di tempat yang salah. Selain itu, drone juga bisa digunakan untuk membantu sejumlah kejahatan lainnya. Oleh karena itu, penegak hukum perlu untuk mengetahui siapa pemilik drone (pesawat tanpa awak) tersebut.

ICAO menilai sebuah database global akan membuat pemantauan lebih mudah dan bekerja lebih baik ketimbang database yang berbeda yang dikelola oleh negara yang berbeda juga.

“(Pembuat drone) khawatir bahwa Eropa mungkin akan menciptakan satu standar, Amerika Serikat mungkin akan membuat (standar) yang kedua dan Cina mungkin menciptakan (standar) yang ketiga. Dan mereka harus mengembangkan pesawat tak berawak secara berbeda di lingkungan yang berbeda ini, ” kata Stephen Creamer, Director ICAO.

Boleh jadi, pemilik drone tidak menyambut dengan antusias atas wacana yang tengah dihembuskan soal pendaftaran data pribadi ke database lain bila pesawat tanpa awak mereka ingin tetap bisa diterbangkan dilangit. Namun, mengingat peminat dan penjualan drone terus meningkat, di sisi lain isu soal keselamatan penerbangan telah menjadi topik bahasan utama, sistem registrasi bagi pengguna drone nampaknya akan tinggal menunggu waktu saja.

Sumber: Techradar