pulsa-logo

Mesin Pencari Berita di Opera Mini untuk iPhone Kini Didukung dengan AI


dian iskandar

Minggu, 10 September 2017 • 08:49

Opera,opera mini,artificial intelligent,AI,kecerdasan buatan


Mengikuti perkembangan dunia menjadi semakin mudah. Opera telah meluncurkan versi terbaru dari aplikasi browser paling populernya, Opera Mini, untuk pengguna iPhone. Sistem antarmuka pengguna yang baru, menampilkan fitur newsfeed pada laman awal dan membantu pengguna mendapatkan berita empat kali lebih cepat dari versi sebelumnya. Mesin pencari berita dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI) ini, diluncurkan di beberapa negara tertentu dengan menyajikan berita terkini dan berwawasan untuk pengguna tanpa proses pengaturan.

Kecerdasan buatan di mesin pencari beritaOpera menggunakan intelligent ranking secara real time, didukung oleh pembelajaran mesin/machine learning (algoritma G.B.D.T.) dan deep learning (D.N.N. deep neural network/jaringan sarafdalam). Begitu pengguna mulai bersentuhan dengan konten berita, maka mesin ini akan mulai menyusun profil unik pengguna dengan mengumpulkan data-data, seperti kategori berita dan domain yang diklik. Mesin pencari berita ini kemudian akan menganalisa minat pengguna melalui model deep learning, yang dapat memahami berita yang disukai atau sering dibuka oleh pengguna. Semakin sering pengguna membuka newsfeed, semakin sesuai pula konten yang ada dalam bagian “For You”.

Kecerdasan buatan dalam mesin pencari berita Opera juga menyertakan masukan (feedback) dari tim editorial lokal karena kecerdasan buatan dalam mesin pencari berita ini baru berumur satu tahun dan tergolong muda. Tim editorial akan memonitor tampilan berita yang dihasilkan dengan bantuan kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi dan menghapus berita tidak benar atau hoax secepat mungkin.

“Tujuan utama kami adalah agar seluruh pengguna memiliki kesempatan untuk mendapatkan berita sesuai dengan minat mereka masing-masing, yang tentunya terus berubah,“ kata Cuautemoc Weber, Head of Global Accounts & Content, Opera Software. “Hal sama juga diterapkan dalam menyediakan informasi terbaru, yang mungkin tidak bisa didapatkan pengguna dari media tradisional.”

Hingga saat ini, mesin pencari berita Opera yang dilengkapi kecerdasan buatan mengolah dan menampilkan berita dari beberapa negara tertentu, seperti: Ghana, Kenya, India, Indonesia, Nigeria, Afrika Selatan, Tanzania dan Amerika Serikat. Dalam waktu dekat, mesin pencari berita ini akan hadir pula di Rusia, Pakistan dan Bangladesh.(*)