pulsa-logo

Pasar Musik Digital Makin Dilirik, SINET Gandeng Para Musisi Reggae


Aldrin Symu

Minggu, 17 September 2017 • 19:32


Menikmati music di era modern ini, tak hanya dengan cara konvensional seperti lewat media kaset, CD, dan radio. Maraknya penggunaan handphone dan internet membuat Musik Digital melalui streaming, download, Nada Sambung Pribadi ataupun Ring Back Tone (RBT) menjadi pilihan yang makin dilirik.

Perkembangan layanan telepon, internet, dan aplikasi digital yang memiliki pangsa pasar tersendiri yang peminatnya lebih banyak dari kalangan muda. Hal ini memberikan peluang pasar baru bagi perusahaan berbasis multimedia dan konten digital, demikian pula memberikan harapan baru bagi para musisi untuk memperluas cara distribusi karyanya kepada masyarakat penikmat musik.

Melihat potensi pasar yang masih terbilang seksi, PT Sinergi Insani Primanet (SINET) yang bergerak di bidang Multimedia dan Layanan Konten  berkesempatan untuk menjadi salah satu sponsor dan bekerjasama dengan penyelenggara event Internasional Bali Reggae Festival 2017 untuk menggaet para musisi terbaik musik Reggae di Indonesia untuk melakukan digitalisasi karya-karya mereka.

Event Musik Reggae terbesar di Indonesia yang diberi tajuk “Internasional Bali Reggae Festival 2017” ini diselenggarakan di pantai Mertasari Sanur pada tanggal 16-17 September 2017. “Dalam Event berskala internasional ini, berkumpul tokoh dan musisi reggae, seperti Tony Q dan musisi ternama lainnya. Kerjasama antara PT SINET dan  Missindo Duta, selaku pemilik konten dari Tony Q ini, diharapkan bisa mendorong sinergi positif, agar karya-karya musisi reggae bisa dinikmati dalam digital juga dalam bentuk Ring Back Tone,” ungkap Vini Susiany, Direktur SINET.

Lebih lanjut Vini Susiany mengungkapkan dengan menggaet musisi-musisi terbaik musik Reggae di Indonesia untuk bergabung dengan bisnis RBT, diharapan pangsa pasar musik digital akan semakin ramai dengan berbagai variasi genre musik. Demikian pula para pemusik akan memperoleh lebih banyak kesempatan mendistribusikan karya mereka ke para penikmat musik di tanah air maupun dunia. Penikmat musik digital disebut-sebut terus tumbuh dari waktu ke waktu, sementara layanan RBT sendiri juga berkontribusi hingga sekitar 25 persen dari pendapatan Value Added Service (VAS) operator selular.