pulsa-logo

Susul Facebook, Samsung Juga Bangun Laboratorium AI di Kota Ini


Fauzi

Rabu, 27 September 2017 • 11:47

Samsung,Facebook


Samsung terlihat makin fokus untuk menggarap teknologi Artificial Intelegence (AI). Terlebih salah satu kompetitornya di ranah AI, yakni Facebook telah jauh lebih dulu membangun laboratorium R&D (riset & development) untuk teknologi ini. 

Facebook baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah membuka laboratorium kecerdasan buatan (AI) di Montreal, yang mulai menjadi laboratorium terbesar AI mereka. Baru-baru ini, Samsung mengumumkan bahwa mereka telah membuntuti langkah Facebook  di ranah AI, dengan membangun laboratorium serupa di wilayah yang sama. 

Kedua laboratorium tersebut berada di atau dekat kampus Universitas Montreal dan akan memberdayakan beberapa profesornya untuk melatih staf ahli yang bekerja di laboratorium AI tersebut.  Laboratorium tersebut akan menampung beberapa peneliti dari Korea Selatan dan juga staf dari universitas tersebut. Salah satu nama yang disebutkan adalah profesor Yoshua Bengio, yang telah menghabiskan cukup banyak waktu dalam belajar mendalam dan bidang AI.

Facebook telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menikngkatkan pengalaman pengguna Facebook, yaitu bagaimana teknologi AI ini dapat menargetkan iklan terhadap pengguna tertentu. 

Laboratorium ini merupakan bagian dari Samsung Advanced Institute of Technology SAIT, dan laboratorium tersebut benar-benar dibuka bulan lalu. Menurut Samsung Electronics, laboratorium AI tersebut  akan berfokus pada pengembangan teknologi inti algoritma untuk digunakan dalam pengembangan teknologi robotika, penggerak otonom, terjemahan bahasa, dan pengenalan suara serta  visual. SAIT yang jadi  bagian dari bidang penelitian dan pengembangan perangkat lunak di Samsung. Menurut Samsung, SAIT akan fokus pada teknologi yang akan digunakan dalam sekitar sepuluh tahun mendatang.

AI atau kecerdasan buatan adalah teknologi yang sangat dibutuhkan di hampir setiap perusahaan teknologi untuk mendukung fitur-fitur khas di dalamnya. Seperti  Huawei yang telah menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memungkinkan pengguna  untuk menggunakan smartphone Huawei  dengan kinerja lebih cepat dari waktu ke waktu, seperti  bagian dari fitur yang ada di Huawei Mate 9, diumumkan tahun lalu.

Sementara itu Google menggunakan teknologi  kecerdasan buatan (AI) di mesin telusurnya, dan di Google Assistant, untuk menjadikan asisten pribadi besutan Google tersebut  lebih cerdas dan sedikit lebih pribadi, dan memahami semua hal yang Anda katakan, bukan hanya beberapa frasa tertentu.


Sumber: AndroidHeadlines

LATEST TIPS-APPS

Scan Ragam Dokumen Dengan Mudah
Scan Ragam Dokumen Dengan Mudah

2018-05-22 20:01:44