pulsa-logo

Apple Pertahankan Layar LCD agar Lebih Terjangkau


dian iskandar

Selasa, 03 Oktober 2017 • 09:07

Apple,iPhone,iPhone 8,iPhone X


ilustrasiilustrasi

Apple meluncurkan iPhone dengan layar OLED pertamanya pada bulan September lalu, dan beberapa narasumber di Apple mengatakan bahwa pada awal tahun 2018 nanti  Apple tengah mempersiapkan desain layar transisi penuh ke OLED dan  semua model iPhone-nya akan meninggalkan LCD.

Namun, menurut kabar terbaru  menyebutkan bahwa informasi tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar, dan salah satu alasannya adalah perjuangan Apple untuk menjaga agar harga iPhone lebih terjangkau dan dapat dimiliki oleh lebih banyak segmen pasar.  Dan ini juga upaya Apple untuk meningkatkan keuntungan dari  makin banyaknya jumlah pengguna, dengan harga iPhone generasi mendatang yang lebih murah.

Ternyata  Apple masih mempertimbangkan penggunaan layar  LCD untuk jajaran iPhone murah yang akan dirilis di tahun 2018. Meskipun ini mungkin bukan pilihan pertama, karena Apple  sedang berjuang untuk menangani masalah produksi OLED, termasuk keterbatasan kapasitas pemasoknya. Jelas, bahwa Apple menganggap bahwa LCD  adalah “solusi sementara".

Salah satu alasan mengapa iPhone X diluncurkan lebih lambat daripada model iPhone 2017 lainnya adalah pasokan OLED yang tersendat, karena Apple secara eksklusif bekerjasama dengan Samsung sebagai  pemasok untuk iPhone edisi ulang tahunnya.

Namun di tahun 2018, Apple berencana mengurangi ketergantungannya pada Samsung dan selain bekerja sama dengan perusahaan Korea Selatan, untuk memperluas kemitraannya dengan LG Display, yang menyiapkan fasilitas produksi baru khusus untuk membangun display iPhone.

Jenis layar LCD bisa menjadi  semacam “rencana cadangan”  jika usaha Apple untuk mencapai perkiraan kapasitas produksi OLED gagal. Dan kabar terbaru  menyebutkan  bahwa Apple  saat ini sedang bermitra dengan Japan Display untuk memasok  panel LCD Full Active.

Layar LCD Full Active sudah di gunakan pada Xiaomi Mi Mix 2. Dan Apple menilai bahwa penggunaan display LCD Full Active dianggap sebagai  pengganti paling maju untuk OLED, karena memungkinkan bezels setipis 0.5mm, sehingga memberi lebih banyak ruang di bagian layar, dan penggunaan layar LCD Full Active jauh lebih murah dibandingkan  OLED.


Dan tahukah Anda, bahwa  Apple tetap akan  menggunakan layar  LCD untuk satu tahun lagi ke depan, untuk digunakan di penggarapan iPhone generasi mendatang (2018) yang versi murah.  Namun belum diketahui apakah ini hanyalah keputusan sementara, karena cepat atau lambat Apple  diharapkan dapat melakukan transisi penuh ke OLED.

Adapun kemitraan Apple dengan Samsung akan berakhir pada 2019, sehingga pada saat itu, Apple seharusnya sudah menyiapkan lini produksi untuk display OLED yang dapat menyesuaikan dengan  perkiraan order untuk iPhone generasi mendatangnya. (*)

Sumber: Softpedia