pulsa-logo

Ini Bukti Tentang Baterai Nge-Drop Setelah Update iOS 11


dian iskandar

Rabu, 04 Oktober 2017 • 15:09


Upgrade perangkat lunak dan sistem operasi versi terbaru memang akan selalu ditunggu-tunggu oleh tiap pengguna perangkat pintar. Selain  akan menjanjikan stabilitas kinerja dan hadirnya fitur-fitur baru, tidak jarang pembaruan perangkat lunak membawa perlindungan tambahan di sisi keamanan dan memberikan solusi dari bug yang muncul di versi sebelumnya. Namun tidak jarang, pembaruan perangkat lunak dan sistem operasi ini malah membawa masalah baru bagi perangkat yang menginstal dan menjalankannya.

Seperti halnya pengenalan iOS 11 yang merupakan contoh terbaru yang paling nyata  dari hal ini. Banyak pengguna perangkat Apple yang melakukan pembaruan perangkat Apple ke iOS 11 dan melaporkan bahwa perangkat mereka mengalami masalah yang cukup serius terkait dengan baterai yang nge-drop dan beberapa masalah lainnya.

Salah satu masalah yang paling sering dialami tampaknya terkait dengan kapasitas dayabaterai yang cepat terkuras. Hal ini kemudian dikaitkan dengan beberapa hal seperti fitur pencarian Spotlight yang perlu mengindeks ulang semua file pada perangkat tertentu atau kalibrasi ulang mekanisme pengisian daya baterai yang biasanya tertutup setelah baterai di erangkat tersebut telah beberapa kali di-charge.

Biasanya, masalahseperti itu akan hilang dengan sendirinya setelah pengguna melakukan reset dan booting perangkat. Namun nampaknya masih ada sejumlah pengguna yang khawatir karena mereka mengatakan bahwa masa pakai baterai di perangkat mereka terus nge-drop.

Melihat fenomena yang terjadi tersebut, sebuah perusahaan riset keamanan bernama Wandera melakukan serangkaian penelitian dan serangkaiansurvei yang membandingkan tingkat anjloknya kapasitas dayabaterai rata-rata perangkat yang berjalan pada sistem operasi  iOS 10 dan iOS 11.

Wandera menyatakan bahwa mereka melibatkan sekitar50.000 pengguna perangfkat pintar yang masuk ke dalam kategori “heavy user” (sangat aktif dan intens menggunakan perangkat pintar) dan “average user”(cukup sering atau rata-rata menggunakan perangkat pintar) mulai dari 100 menjadi 0 persen selama tiga hari berturut-turut. Hasilnya mengejutkan.

WanderaWandera


Tingkat nge-dropnya kapasitas daya baterai di perangkat yang menjalankan iOS 11  cukup tinggi, dengan mencatat hanya sanggup menyokong daya ke perangkat sekitar 96 menit. Jauh dari pasokan daya baterai dari perangkat yang menjalankan iOS 10 yang memiliki sokongan daya sekitar 240 menit. Tentu saja, ini adalah generalisasi kasar dan hasilnya tentu akan bervariasi untuk setiap perangkat, namun berdasarkan  hasil statistik yang diperoleh dari Wandera ini  menunjukkan bahwa memang ada masalah nyata yang harus diperbaiki oleh Apple terkait dengan baterai yang nge-drop pasca pembaruan iOS 11.

Apple sejauh ini telah merilis sistem operasi versi terbaru yakni  iOS 11.0.1 yang di dalamnya menghadirkan solusi untukmasalah bug lain yang terkait dengan akun email Outlook dan Exchange di iPhone, namun sama sekali tidak membahas terkait dengan bug yang mempengaruhi daya baterai yang jadi terkuras.

Nah, jika saat ini perangkat Apple Anda masih menjalankan iOS 10, ada baiknya Anda menunda untuk melakukan upgrade iOS ke versi terbaru dan sedikit bersabar  hingga Apple merilis pembaruan versi berikutnya yang benar-benar dapat mengatasi bug terkait dengan  masalah baterai tersebut. (*)

Sumber: Wandera via Phonearena