pulsa-logo

Mengapa Tidak Ada Jack Headphone 3.5mm di Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL?


Galing

Rabu, 11 Oktober 2017 • 16:40

Google Pixel 2, Google Pixel 2 XL


Foto: HindustanTimesFoto: HindustanTimes

Sejak tahun lalu, Google selalu mengolok-olok Apple karena melenyapkan jack audio 3.5mm dari iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Pada acara peluncuran Google Pixel pertamanya, Google bersikeras bahwa konektor audio jenis 3.5 mm masih sangat banyak  diminati oleh pengguna. Saat itu, Apple  di salah satu video promonya seakan “membela diri” dari olok-olok Google, yang menyatakan bahwa jack headphone 3.5mm sudah menjadi hal yang kuno.

Dan bagaikan boomerang, kini Google juga telah menghapus jack audio dari ponsel Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL, yang diluncurkan pada tanggal 4 Oktober lalu. Segera setelah spesifikasi tersebut diungkap, internet beramai-ramai mengomentari  langkah Google untuk menghadirkan fitur tersebut. Hampir seminggu kemudian, akhirnya Google angkat bicara mengenai masalah tersebut.

"Kami ingin memberikan sedikit informasi lebih lanjut tentang pilihan headphone untuk Google Pixel 2. Pixel 2 masih hadir dengan headphone jack namun kami telah beralih ke model USB Type-C, sebuah standar yang menjadi hal biasa di ponsel dan laptop terbaik saat ini. Beralih ke port audio USB-C dengan Pixel 2 memungkinkan kami memberikan pengalaman audio dan digital yang lebih baik, terutama saat kami bergerak menuju masa depan dengan desain smartphone tipis bezel-less. Kami menyadari bahwa beberapa dari Anda mungkin mencari informasi terkait dengan headphone USB-C, dan kami ingin memberikan beberapa panduan seputar kompatibilitas headphone tersebut dengan perangkat  Google Pixel 2. Hal utama yang perlu diingat adalah bahwa perangkat Pixel 2 kompatibel dengan headphone USB Type-C yang mendukung audio digital….” Tulis Google di halaman Google Support.

Google menambahkan bahwa jika  Anda ingin membeli sepasang headphone USB Type-C  lain yang tidak ada dalam daftar yang kompatibel, maka Anda perlu memastikan bahwa  headphone tersebut  kompatibel dengan audio digital dan standar lainnya.

Untuk kenyamanan pengguna, Google ikut menyertakan pula adapter dalam kotak penjualannya yang memungkinkan pengguna untuk menghubungkan ponsel dengan headphone yang mereka miliki. Google  juga telah meluncurkan headphone Bluetooth nirkabel, dan Pixel Buds.

Secara terpisah, VP manajemen produk Google bernama Mario Queiroz mengatakan kepada TechCrunch bahwa keputusan tersebut dibuat agar perangkat tersebut dapat dikemas dengan model layar penuh alias full screen.  Menurut Mario, alasan utama Google untuk menghilangkan dukungan USB type-C  adalah membangun jalur desain mekanis untuk smartphone. Google ingin mengemas desain yang  lebih tipis dan layar bezel less.  Dan hal ini hanya bisa dimungkinkan jika Google menghilangkan jack audio yang dimaksud. (Nariswari/Galing)

Sumber: HindustanTimes