pulsa-logo

Galaxy Note FE Segera Sambangi Malaysia, Bagaimana dengan Indonesia?


Galing

Jum'at, 13 Oktober 2017 • 05:21

Galaxy Note FE, Harga Galaxy Note FE di Indonesia, Tangal Rilis Galaxy Note FE


Foto: GizChinaFoto: GizChina

Masih segar dalam ingatan kita terkait dengan nasib buruk yang menimpa SamsungGalaxy Note 7 yang terpaksa dihentikan penjualannya dan ditarik besar-besaran dari pasaran dikarenakan insiden beruntun baterai yang terbakar  dan berpotensi membahayakan pengguna. Menyerahkah Samsung dengan kondisi terpuruk seperti itu? Jawabannya: Tidak!

Perusahaan teknologi raksasa yang berbasis di Korea Selatan tersebut menyadari bahwa insiden terbakarnya baterai Samsung Galaxy Note 7 menelan angka kerugian sangat besar. Dan Samsung berupaya untuk mencari solusi untuk memperbaiki unit smartphone dengan melakukan pembaruan Samsung Galaxy Note 7, dan unit  yang telah diperbaharui tersebut telah diganti namanya menjadi "Galaxy Note FE". Satu-satunya perbedaan antara Galaxy Note 7 dan Galaxy Note FE adalah bahwa unit smartphone yang terlah diperbaharui tersebut  kini memiliki baterai 3,200 mAh, yang merupakan kapasitas baterai yang lebih kecil jika dibandingkan dengan smartphone Samsung Galaxy Note 7 versi aslinya yang memiliki baterai 3.500mAh. Dan komponen baterai inilahyang dianggap tidak stabil.

Setelah 3 bulan yang lalu Samsung telah meluncurkan secara resmi Samsung Galaxy Note FE di Korea Selatan, kemarin (12/10) Samsung secara resmi meluncurkan Samsung Galaxy Note FE di pasar Malaysia. Jelas bahwa ini adalah merupakan indikasi bagus bahwa Samsung Galaxy FE akan datang ke negara-negara di Asia Tenggara, dan dimulai di Malaysia. Hal ini pertama kali terungkap dari lembaran brosur retail YES di Malaysia yang memuat katalog Samsung Galaxy Note FE dalam posisi “NEW” atau artinya tersedia di jaringan retail mereka. 

Hal ini melengkapi fakta bahwa Samsung Galaxy Note FE akan mendampingi SamsungGalaxy S8 sebagai salah satu perangkat yang mendukung 4G LTE di Negeri Jiran tersebut.

Ketika diluncurkan di Korea Selatan, produk itu terjual dengan cepat namun Anda tentu tidak dapat menggunakan indeks respons pasar di Korea Selatan untuk menyimpulkan kemungkinan respons pasar di Malaysia dan Asia Tenggara. Pada saat peluncurannya di Korea Selatan, kabarnya Samsung meluncurkan tidak lebih dari 400.000 unit untuk menguji animo pasar sebelum memulai peluncuran global skala penuh. Dan dengan pencapaian ini, tampaknya Samsung cukup puas dengan penjualan ponsel ini di Korea  Selatan, sehingga mencoba  untuk menjajal peruntungannya di pasar lainnya.

Ketersediaan Galaxy Note FE di Korea Selatan dijual dengan banderol  699.600 Won (USD$ 608 setara dengan Rp. 8,1 jutaan), namun tidak jelas apakah harganya akan sama di Malaysia dan negara-negara lainnya.

Terkait kemungkinan kehadiran perangkat ini di pasar domestik, PULSA mendapati bahwa perangkat ini bahkan telah mengantongi sertifikat TKDN pada tanggal 9 Oktober lalu. Dalam situs P3DN Kementerian Perindustrian, Galaxy Note FE mendapatkan nilai TKDN sebesar 31,70%. Sayangnya hingga kini belum ada kepastian soal harga serta tanggal rilis resminya di Indonesia. (Nariswari/Galing


Sumber: 1, 2