pulsa-logo

Gandeng Kakao, Samsung Siap Bawa Teknologi AI ke Smart Home


Fauzi

Jum'at, 13 Oktober 2017 • 13:32

Samsung,Kakao,AI


Samsung menjalin kemitraan strategis dengan Kakao yang dikenal sebagai platform mobile messenger dan pengembang artificial intelligence. Hasil kerja sama ini nantinya akan dihadirkan di peralatan rumah tangga pintar Samsung Electronics.

Kedua perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka telah menandatangani sebuah kesepakatan (MoU) untuk memperluas kemitraan mereka di bisnis alat rumah tangga cerdas (smart home)  dengan menghadirkan Kakao Talk (aplikasi pesan instan seluler yang paling banyak digunakan di Korea Selatan dan Asia) , dan platform AI yang dikembangkan oleh Kakao yang dijuluki ‘Kakao I’ untuk perangkat elektronik cerdas buatan Samsung.

Langkah tersebut sebenarnya  realisasi  dari pengumuman sebelumnya  yang dibuat  pada awal bulan lalu bahwa Samsung akan bekerja sama  dengan Kakao dalam menyinkronkan platform ‘Kakao I’  ke sistem asisten digital Samsung yang bernama  Bixby.

Menurut Kim Byung-hak (kepala pisi AI Kakao), pihaknya menyambut baik kerjasama dengan Samsung. Dan sekaligus kerjasama tersebut  adalah kesempatan bagi Kakao untuk dapat memperluas jalur akses Kakao untuk menyediakan platform Kakao I kepada lebih banyak pelanggan yang menggunakan perangkat seluler dan peralatan rumah tangga cerdas  buatan Samsung.

Sementara itu, menanggapi kerjasama dengan Kakao, Koo Sung-gy (Vice President  di Bisnis peralatan pintar Samsung Electronics) mengatakan bahwa kerjasama teknologi  dengan Kakao  akan menciptakan nilai baru dalam kehidupan manusia, terutama dalam pengembangan  teknologi  Internet of Things (IoT).

Menurut Kakao, layanan smart home Samsung  Electronics akan memungkinkan konsumen mengendalikan peralatan rumah tangga pintar buatan Samsung  seperti kulkas, mesin cuci dan pendingin ruangan dengan pesan  Kakao Talk  atau perintah lisan melalui perangkat asisten digital yang mengenali suara, yang disebut ‘Kakao Mini’.

Kakao dan Samsung mengatakan layanan ini akan dimulai dengan fitur sederhana seperti mengubah fitur di perangkat elektronik dan mematikan/menghidupkan  perangkat melalui perintah verbal dan pesan mobile.


Sumber: KoreaTimes