pulsa-logo

Spektrum Qualcomm yang Makin Berwarna


Arief Burhanuddin

Senin, 16 Oktober 2017 • 09:47

posesor Qualcomm ,


 Ars Technica Ars Technica

Lini produk Snapdragon mungkin lebih terkenal dibanding perusahaan induknya sendiri, Qualcomm. Bisa jadi karena chipset Snapdragon (Qualcomm lebih senang menyebutnya dengan mobile platform) banyak disebut dalam spesifikasi smartphone saat ini.

Namun, tahukan Anda bahwa saat ini mereka juga mengembangkan chipset yang bisa digunakan untuk laptop?

Sebuah purwarupa SoC (System on Chip) Qualcomm Snapdragon berbasis ARM telah diperkenalkan April lalu. Sebulan setelahnya, sistem ini sudah dipamerkan di ajang Computex Di Taipei.

Berbasis chipset Snapdragon 835, konfigurasi ini bisa menjalankan sistem operasi Windows 10 secara penuh. Dikabarkan vendor seperti ASUS, HP, dan Lenovo sudah tertarik untuk memproduksi laptop dengan basis ini.

Lalu, apa yang ditawarkan oleh Qualcomm dengan platform Mobile PCnya? Pertama, dengan dukungan Windows 10, pengguna akan merasakan pengalaman penuh menggunakan sebuah PC dengan segala macam aplikasi yang kompatibel di dalamnya.

Kedua, dengan dimensi board Snapdragon yang hanya sekitar 50 cm persegi (board dengan sistem berbasis x86 bisa memakan tempat hingga 98 cm persegi), produsen dapat membuat laptop dengan ukuran yang lebih ringkas, tipis, dan ringan.

Qualcomm juga mengklaim bahwa bahwa konsumsi daya laptop Snapdragonnya bakal 50% lebih hemat dibanding system x86. Anda juga bisa mengandalkan konektivitas ala seluler yang “always on” layaknya sebuah smartphone.  Pun modem X16 yang digandengnya sudah mendukung koneksi gigabit LTE atau setara 5G.


Namun, platform mobile PC bukanlah satu-satunya pengembangan Qualcomm Snapdragon. Merambah smart car, chipset 602A diperkirakan bakal nongkrong di mobil-mobil keluaran Audi tahun ini.

Genderang IoT (Internet of Thing) yang sudah ditabuh sejak beberapa tahun lalu juga tak luput dari telinga Qualcomm. Baru sebulan lalu, mereka bersama dengan perusahaan peralatan Smartfon meluncurkan sebuah platform yang dinamakan ‘Mesh Wi Fi’ yang dapat mengotomatisasi berbagai produk rumah tangga dan konsumen melalui koneksi Wi Fi.

Masih fresh beberapa hari lalu, Qualcomm juga menggandeng perusahaan Cina Thundersoft dan menghadirkan smart car lab, sebuah ekosistem IoT untuk mobil.

Ya, spektrum Qualcomm sekarang tak hanya  melulu soal smartphone. Acara tahunan Qualcomm 4G/5G Summit yang bakal digelar di Hongkong tanggal 16-18 Oktober ini mungkin akan lebih banyak menghadirkan  warna-warna lain dari mereka. Stay update with us!