pulsa-logo

Apa Itu NPU?


Aldrin Symu

Senin, 16 Oktober 2017 • 12:31

prosesor AI, NPU, SoC smartphone, Neural Engine,Qualcomm


foto: startupshk.comfoto: startupshk.com

Ketika asisten virtual telah menembus teknologi software pada tahun ini, maka prosesor AI (artificial intelligence; intelijensi buatan) berharap hal yang sama dari sisi hardware. Pada prosesor, kemampuan AI ini disematkan pada prosesor yang disebut dengan NPU (neural processing unit). Hampir semua produsen atau pabrikan menyatakan telah mampu membuat prosesor jenis ini. Apa sih yang dimaksud dengan NPU itu? Apakah benar, kini prosesor sudah mampu menyamai kecerdasan manusia? Berikut sedikit ulasannya.

Sebelum kita membahas NPU ada baiknya mengulas kembali apa itu SoC yang pernah dibahas Tabloid PULSA pada rubrik techno edisi 327. Secara singkat, SoC atau System On a Chip merupakan penggabungan beberapa komponen seperti CPU, GPU, modem, dan komponen-komponen lainnya didalam sebuah chip. Semua komponen didalam SoC ini sudah didesain seefisien mungkin dan juga dengan daya yang rendah.

Sebuah SoC bisa jadi berisikan modul atau komponen, diantaranya CPU (Central Processing Unit yang bertugas untuk menghandle hampir semua tugas pada sebuah smartphone), GPU (Graphic Processing Unit yang bertugas untuk mengolah grafis), RAM (Memory Subsytem), GPS (untuk melakukan positioning), ISP (Image Signal Processor yang bertugas untuk menangani pemrosesan gambar dan berbagai hal yang berhubungan dengan kamera tanpa membebani prosessor utama), Modem (modul yang membuat agar ponsel tersambung dengan jaringan) dan DSP (Digital Signal Processor).

Kenapa Chip (SoC) Smartphone Harus Dilengkapi Prosesor AI?

Ada beberapa alasan penting kenapa SoC smartphone saat ini harus disematkan dengan kemampuan AI. Salah satunya adalah karena kebutuhan akan pemrosesan pengenalan suara dan gambar semakin tinggi. Mungkin dengan alasan ini, prosesor NPU menjadi sangat dibutuhkan atau lebih tepatnya dinantikan.

NPU adalah suatu prosesor yang mampu meniru persepsi dan kesadaran manusia. Pada perangkat smartphone komersial, ide sederhananya cukup fantastis. Ide muluk ini dalam kenyataannya belumlah menggembirakan. Para pabrikan berusaha keras untuk membuat sebuah prosesor terbaru yang didesain agar dapat membuat sebuah software yang melakukan tugas mesin pembelajaran dengan lebih efisien. Bagaimanapun, perusahaan-perusahaan berusaha meyakinkan kita semua bahwa mereka sudah mampu menduplikasi kemampuan otak manusia, meskipun dalam kenyataannya, belum.


foto:androidauthority.comfoto:androidauthority.com

Terkait prosesor NPU, Apple telah menyebutnya di SoC Bionic A11 dan menamakannya ‘Neural Engine’. Sementara itu Huawei menyebutnya di Kirin 970 sebagai prosesor NPU (Neural Processing Unit) dan digadang-gadang sebagai ‘ponsel AI sebenarnya’. Tidak mau kalah, Samsung juga dikabarkan akan menghadirkan pada SoC Exynos terbarunya dilengkapi dengan chip AI juga.

foto: qualcomm.comfoto: qualcomm.com

Sebenarnya, Qualcomm lah yang lebih awal dengan Hexagon DSP (digital signal processor) yang disematkan pada Snapdragon flagship yang disebut memiliki kemampuan komputasi heterogenus dan sejumlah SDK neural networking. Prosesor Zeroth buatan Qualcomm memiliki 3 kemampuan utama yaitu ‘biological inspired learning’ (kemampuan peniruan secara biologis), ‘see and perceive the world as human do’ (melihat dan merasakan dunia layaknya manusia) dan dan ‘creation and definition of an NPU’ (mengkreasikan dan mendefinisikan NPU). Terakhir, Intel, Nvidia dan yang lainnya juga menyatakan sedang menggarap prosesor dengan kemampuan artificial intelligence.

Beda Artificial Intelligence, Machine Learning dan  Neural Network

Ada perbedaan mendasar antara AI (kecerdasan buatan) dengan mesin pembelajaran. AI didefinisikan sebagai mesin yang dapat berfikir seperti layaknya seorang manusia atau memiliki sesuatu bentuk dari otak buatan dengan kemampuan mendekati yang kita miliki. Sementara, mesin pembelajaran sangat berbeda dengan AI. Mesin pembelajaran hanyalah sejumlah program yang didesain untuk memproses sejumlah data dan membuat keputusan berdasarkan data tersebut hingga dapat memprediksi keputusan untuk kemudian hari.

Hampir sama dengan machine learning adalah neural network. Neural network (jaringan syaraf) adalah sistem komputer yang didesain untuk membantu mesin pembelajaran mengaplikasikan sejumlah data, sehingga komputer mampu mengklasifikasikan data seperti yang dilakukan manusia. Termasuk proses membuat gambaran keseluruhan sebuah gambar atau mengidentifikasi objek secara menyeluruh. Neural network dan mesin pembelajaran tergolong pintar namun tidak bisa disamakan (mendekatipun tidak) dengan otak manusia.

Disadur dari berbagai sumber. Aldrin Symu