pulsa-logo

Unik, Bakal Seperti Inikah Desain Smartphone Lipat Samsung Nanti?


Fauzi

Senin, 30 Oktober 2017 • 11:16

Samsung Galaxy X


Baru-baru ini, Korean Intellectual Property Office (Kantor Kekayaan Intelektual di Korea Selatan) menerima sketsa smartphone dari Samsung Electronics  yang memiliki desain unik, yakni bisa dilipat (foldable design). Perangkat ini diyakini merupakan Samsung Galaxy X yang selama ini ramai diperbincangkan. Dari sketsa yang diterima oleh Korean Intellectual Property Office, ada beberapa fakta menarik terkait smartphone lipat ini. Apakah itu?

Berdasarkan sketsa tersebut dengan jelas kita akan melihat bahwa smartphone lipat Samsung tersebut  akan melipat ke dalam, mirip dengan ponsel flip jadul. Namun fakta menariknya adalah smartphone Samsung tersebut  sangat besa dengan ponsel flip zaman dulu yang masih memiliki keyboard.

Di smartphone Samsung lipat ini sama sekali tidak terdapat keyboard, dan dan sebagai gantinya, ada dua layar yang bisa digabungkan untuk membuat smartphone tersebut  tampil dengan satu layar yang berukuran besar. Terlihat ada semacam engsel di bagian tengah smartphone tersebut. Namun engsel itu hanya tampak pada bagian belakang ponsel, dan pada bagian depan, menampilkan layar penuh yang benar-benar bisa dilipat dan tidak terpisah oleh bezel. Unik, kan?

Kabar terkait dengan smartphone lipat Samsung bukan kali ini saja terdengar. Sejak awal tahun, ada rumor bahwa Samsung sedang mengerjakan smartphone yang bisa dilipat bernama Galaxy X. Ada juga rumor yang menyebutkan bahwa smartphone Samsung berdesain lipat tersebut hanya diproduksi sebanyak  100.000 unit alias menjadi seri Limited Edition (edisi terbatas). Bahkan, ada rumor yang menyebutkan bahwa Samsung Galaxy X akan diperkenalkan pada tahun 2019.

Mungkin jika memang benar Samsung hanya akan memproduksi Galaxy X dalam jumlah terbatas, salah satunya dikarenakan tingkat kesulitan dari penggarapan smartphone ini. Jika pada tanggal 18 Oktober lalu ZTE memperkenalkan smartphone berdesain lipat pertamanya yang diberi nama Axon M, namun smartphone ini masih memiliki bezel antara layar pertama dan kedua.

Selain itu, kabarnya ZTE Axon M memiliki beberapa masalah di mana layar ganda meninggalkan celah kecil setelah digabung membentuk satu layar tunggal. Nah, dengan menggarap smartphone layar tunggal yang desainnya dapat dilipat tentu menjadi tantangan yang sangat besar bagi Samsung, karena tingkat kerumitannya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Axon M.

Sumber: GizChina