pulsa-logo

Bidik Kalangan Pengembang Aplikasi, Biznet Gio Luncurkan NEO Cloud


Fauzi

Rabu, 01 November 2017 • 22:29

Biznet GIO Cloud,NEO CLoud


PT Biznet Gio Nusantara secara resmi meluncurkan NEO Cloud, sebuah platform komputasi awan terbaru dan terdepan dengan teknologi berbasis open access di Indonesia.

NEO Cloud dibangun dengan teknologi OpenStack dan merupakan komputasi awan pertama di Indonesia yang menawrkan layanan Multiple Availability Zone dan Multiple Region. Layanan ini hadir untuk melayani para pengembangan aplikasi yang bekerja di segmen UKM (Usaha Kecil Menengah), perusahaan rintisan (startup) hingga korporasi agar dapat mengadopsi layanan komputasi awan yang lebih aman dan terpercaya.

Adi Kusma, Presiden Direktur Biznet mentangkatan bahwa pihaknya terus berinovasi mengembangakn teknologi terkini dan terus memperluas jaringan ke lebih banyak kota di Indonesia.

“NEO Cloud hadir menawarkan layanan komputasi awan dengan berbagai fitur terbaru yang didukung oleh infrastruktur teknologi jaringan terbaik milik Biznet. Kami yakin NEO Clud akan menjadi solusi yang aan tepat untuk medukung kebutuhan pelanggan akan layanana komputasi awan yang andal dan berkualitas,” lanjut Adi.

NEO Cloud menawarkan berbagai fitur dan layanan, antara lain Virtual Compute, Flex Storage, Networks, dan Domain Virtual Compute, sebagai layanan utama, merupakan infrastructure-as-a-service (IaaS) yan gmemberikan kemudahan bagi pelanggan untuk dapat mengatur kebutuhan skala komputasinya dengan spesifikasi mulai dari 1 – 32 core vCPU dengan RAM hingga 64GB.

Layanan NEO Virtual Compute juga dilengkapi dengan pilihan memory-optimized untuk memenuhi kebutuhan industri dengan skalakomputasi besar. Desain UI/UX dari layanan NEO Cloud yang myaman dan ringkas memudahkan pelanggan merancang, menjelajah, dan membangun berbagai topologi infrastruktur  yang diinginkan dalam waktu singkat.

Untuk keubuthan penyimpanan data, NEO Clud menawarkan layanan NEO Flex Storage yang mencakup layanan Block Storage dan Object Storage. Layanan Block Storage terdiri dari Standard Performace yang mamapu memberikan performa keceptan hingga 10,000 IOPS (I/O Per Second) serta High Performance yang memberikan performa kecepatan 30,000 IOPS, 50,000 IOPS, dan 100,000 IOPS. Sedangkan untuk layanan Object Storage, NEO Cloud menjanjikan kompatibilitas dengan standar industri S3 dari Amazon Web Service.


“Kami ingin membawa nuansa baru bagi industri komputasi awan di Indonesia. Selama ini penyedia layanan komputasi awan lokal kerap dipandang sebelah mata karena fitur yang ditawarkan dianggap masih kalah dibandingkan layanan serupa yang ditawrkan komputitor dari luar negeri. NEO Cloud hadir dengan beberapa fitur seperti Multiple Region dan Availability Zone yang selayaknya harus dimiliki oleh pemain lokal lainnya, namun pada kenyataannya masih belum tersedia,” ujar Dondy Bappedyanto, selaku CEO PT Biznet Gio Nusantara.

Multiple Regions dari NEO Cloud sendiri dibangung di dua pusata data yang dimilik oleh Biznet Data Center yang berlokasi di Technovillage, Cimanggis, Jawbarat dan Midplaza, Jakarta. Pada masing-masing region terdapat 3 Availability Zone.

Fitur ini, lanjut Dondy, dapat memberi keuntungan kepada pelanggan untuk melakukan konfigurasi High Availability sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengorbankan performa jaringan untuk aplikasi yang menggunakan Platform NEO Cloud.

“Selain itu, kami juga berencana meningkatkan keunggulan layanan ini dengan menambah Data Center di kota-kota lainnya di Indonesia sehingga kami dapat menjawab kebutuhan pelanggan dengan baik,” tutup Dondy.