pulsa-logo

Linkedin: Anak Muda Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia Masa Depan


Arief Burhanuddin

Kamis, 02 November 2017 • 05:50


 

Linkedin, hari ini (1/10) memaparkan bagaimana meereka mendorong anak muda untuk menemukan kesempatan berkarya mealui platform profesional tersebut. Dalam acara bertajuk “Empowering Youtuh  to Connect to Opportunities tersebut, hadir Olivier Legrand, Managing Director & Vice President, Asia Pacific, LinkedIn yang didampingi oleh tokoh-tokoh muda inspiratif seperti Achmad Zaky (Bukalapak), Day Dara (Gojek), dan Gilang Pratama (Sinergi Muda). 

 

Dalam  acara tersebut diapparkan berbagai pencapaian Linkedin selama kurun waktu beberapa tahun terkahir. Diketahui bahwa LinkedIn kini memiliki lebih dari 530 juta anggota secara global (yang ada di lebih dari 200 negara), dan lebih dari 130 juta diantaranya berada di kawasan Asia Pasifik. Selain itu Indonesia memiliki lebih dari 9 juta anggota LinkedIn, meningkat dari 8 juta anggota sebelumnya di Q2 2017 - salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik. Wilayah Jakarta merupakan salah satu dari lima tempat yang paling terhubung di LinkedIn - setelah kota-kota global lainnya seperti London, Amsterdam dan San Francisco.

 

Soal generai muda, Linkedin percaya bahwa meraka khususnya pelajar dan profesional muda  adalah salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat untuk LinkedIn, terutama di Indonesia. Menurut survey Linkedin Childhood Dream Job, Generasi muda di Indonesia sangat termotivasi, didorong oleh semangat, passion dan inspirasi. Sementara itu, kesempatan belajar yang relevan dan luas melalui LinkedIn membuka peluang dan mendekatkan mereka pada pekerjaan impian mereka.

 


Olivier Legrand juga menyoroti perkembangan digital di industri. Ia dan Linkedin menganggap bahwa perkembangan tersebut telah membawa perubahan ke berbagai sektor indsutri dan meningkatkan kebutuhan akan keahlian untuk beradaptasi mengikuti perkembangan industri. 

Berikut adalah data-data penemuan Linkedin tentang kebutuhan pekerjaan. 

  • Berdasarkan data LinkedIn satu tahun terakhir, pekerjaan yang terkait dengan bidang sales dan marketing adalah dua bidang pekerjaan yang paling banyak dicari oleh perekrut di LinkedIn atau “most hired” di Indonesia - peringkat ketiga diikuti oleh bidang pekerjaan software developer.
  • Permintaan akan keahlian dan pengetahuan di bidang teknologi semakin meningkat. Pada kenyataannya tiga bidang pekerjaan yang “most hired” di LinkedIn, menunjukan kebutuhan akan keahilan (in-demand skills)di bidang ini. 

o Top 3 In-demand skill di bidang Salesperson: Enterprise Software, Cloud Computing, dan Big Data.

o Top 3 In-demand skill di bidang Marketing Specialist: Customer Insights, Trade Marketing, serta Brand Management dan Development.

o Top 3 In-demand skill di bidangSoftware Developer: Ruby on Rails, Spring Framework, dan Mobile Application.

Ekspektasi perekrut terhadap calon kandidat pemula

Keahlian teknis yang spesifik pada bidang pekerjaan (42,29%)

Soft skill (35,71%)

Pemahaman akan pemanfaatan komputer (22%)

 

5 industri di LinkedIn yang paling banyak menampilkan job posting di level pemula 2

Consumer Goods

Real Estate

Ritel

Perhotelan

Farmasi

Para profesional di Indonesia cenderung tertarik bekerja di perusahaan yang membuat mereka bangga untuk bekerja, di luar kompensasi dan tunjangan yang didapat. 2

 

Terhubung dengan berbagai kesempatan dengan memanfaatkan komunitas lokal dan global

 

Siswa dan profesional muda dapat memanfaatkan LinkedIn sebagai platform pembelajaran untuk mendapatkan pengetahuan dan mencari bimbingan dari para profesional global. Sebagai generasi yang melek digital, generasi muda memiliki keuntungan dalam memanfaatkan platform online mereka untuk mendapatkan peluang dalam meraih pekerjaan impian mereka – dengan terus belajar, memperbaiki, dan mengasah keterampilan baru untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang dinamis. Faktanya, generasi muda Indonesia lebih terkoneksi dibandingkan anggota lainnya secara rata-rata (154 koneksi vs. 76 koneksi)

 

Sementara itu, Oli=vier juga menyatakan bahwa aplikasi LinkedIn Lite sudah tersedia di Indonesia dan lebih dari 60 negara di dunia. Aplikasi tersebut menyediakan akses kesempatan yang lebih luas kepada para pelajar dan professional di Indonesia dan dunia.

 

LinkedIn Lite dapat diakses oleh semua perangkat seluler dengan internet yang ada di pasaran (bahkan di jaringan 2G), memberikan akses yang lebih luas kepada pengguna dengan akses bandwidth yang terbatas.