pulsa-logo

Layanan NEO Cloud Bisa Dinikmati Mulai Rp170 Ribu/Bulan


Fauzi

Jum'at, 03 November 2017 • 10:57

Neo Cloud,Biznet Gio


Dondy Bappedyanto, CEO PT Biznet Gio NusantaraDondy Bappedyanto, CEO PT Biznet Gio Nusantara

Penyedia layanan cloud computing lokal, Biznet Gio, baru-baru ini meluncurkan sebuah layanan baru bernama Neo Cloud. Langkah Biznet Gio yang kembali mengeluarkan produk baru nampaknya menegaskan betapa seriusnya perusahaan ini menggarap industri cloud Tanah Air.

Terkait layanan cloud di Indonesia, Gio Cloud menilai bahwa pasarnya sangat bagus. Dondy Bappedyanto, selaku CEO PT Biznet Gio Nusantara, mengatakan bahwa pertumbuhan yang dialami perusahaan itu mencapai 100% tahun ini.

“Jadi, tahun depan kita harap bisa lebih tinggi lagi. Karena digital economy kan lagi naik,” tandas Dondy.

Tak ayal, untuk layanan Neo Cloud yang baru diluncurkan, Dondy berani membidik target 10 ribu pelanggan sampai akhir tahun 2018 nanti.

Selain pasar cloud yang diprediksi akan tumbuh, rasa optimis Biznet Gio dengan target yang dibidiknya itu juga didasari oleh respon pengguna yang ternyata cukup baik.

“Kita sudah melakukan beta user pada tanggal 1 Oktober. Dan animo masyarakat lumayan besar sekali. Hanya dalam satu bulan kita sudah (memiliki) 1000 beta user,” ungkap Dondy.

NEO Cloud sendiri menawarkan berbagai fitur dan layanan, antara lain Virtual Compute, Flex Storage, Networks, dan Domain Virtual Compute, sebagai layanan utama, merupakan infrastructure-as-a-service (IaaS) yang memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk dapat mengatur kebutuhan skala komputasinya dengan spesifikasi mulai dari 1 – 32 core vCPU dengan RAM hingga 64GB.


Layanan NEO Virtual Compute juga dilengkapi dengan pilihan memory-optimized untuk memenuhi kebutuhan industri dengan skala komputasi besar. Desain UI/UX dari layanan NEO Cloud yang myaman dan ringkas memudahkan pelanggan merancang, menjelajah, dan membangun berbagai topologi infrastruktur yang diinginkan dalam waktu singkat.

Untuk kebutuhan penyimpanan data, NEO Cluod menawarkan layanan NEO Flex Storage yang mencakup layanan Block Storage dan Object Storage. Layanan Block Storage terdiri dari Standard Performace yang mamapu memberikan performa keceptan hingga 10,000 IOPS (I/O Per Second) serta High Performance yang memberikan performa kecepatan 30,000 IOPS, 50,000 IOPS, dan 100,000 IOPS. Sedangkan untuk layanan Object Storage, NEO Cloud menjanjikan kompatibilitas dengan standar industri S3 dari Amazon Web Service.

Adapun untuk harga, termurah layanan NEO Cloud sudah bisa dinikmati dengan biaya Rp170 ribu per bulan atau Rp337 per jam untuk kapasitas RAM 2GB, storage 20GB, dan CPU satu. Adapun yang paling mahal harga langganan Neo Cloud dipatok sekitar Rp6 juta.

“Yang paling mahal ada yang sekitar Rp6juta, tapi RAM-nya sudah ratusan GB, storage-nya juga sudah ratusan GB,” tutup Dondy.