pulsa-logo

Qualcomm Tuding Apple Bocorkan Strategi Dagangnya ke Intel


Fauzi

Jum'at, 03 November 2017 • 13:22

Apple,Qualcomm


Perseteruan antara Qualcomm dan Apple nampaknya tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Pasalnya, baru-baru ini Qualcomm dikabarkan telah mengajukan tuntutan hukum baru ke Apple.

Kali ini tuduhan yang diajukan Qualcomm ke Apple sangat serius. Bila tuduhan Qualcomm terbukti benar, maka Apple akan menemui kendala serius di ranah hukum melawan perusahaan pembesut chip prosesor mobile papan atas itu.

Tidak tanggung-tanggung, Qualcomm menuduh Apple menggunakan pengaruh komersialnya untuk menuntut akses ke perangkat lunak yang sangat berharga dan sangat rahasia, termasuk source code. Dalam hal ini termasuk di dalamnya adalah firmware modem.

Perlu diketahui, Apple telah membeli modem data mobile dari Qualcomm bertahun-tahun yang lalu. Nah, barulah setelah lahirnya iPhone 7, Apple mulai menggunakan modem besutan Intel untuk beberapa batch. Intel ikutan tersangkut dalam tuntutan hukum baru ini, karena berdasarkan gugatan hukum yang diajukan oleh Qualcomm, disebutkan bahwa informasi yang didapatnya dari Qualcomm mengenai firmware modem, kemudian dibaginya dengan Intel (yang notabene adalah salah satu pesaingnya di bisnis chipset). Jelas ini bagaikan menabuh genderang perang di depan Qualcomm.

Jika dugaan ini terbukti benar, Apple mungkin harus membayar sejumlah sanksi untuk pelanggaran tersebut kepada Qualcomm. Produsen chip tersebut mengatakan bahwa Apple gagal mematuhi persyaratan lisensi perangkat lunaknya, dan karena itu Qualcomm menuntut pelanggaran kontrak.

Tuntutan hukum ini muncul hanya beberapa hari setelah muncul kabar resmi yang menyebutkan bahwa Apple berencana untuk berhenti membeli modem dari Qualcomm untuk iPhone dan iPad (2018). Jika ini benar-benar terjadi, maka tentu akan akan mengurangi pendapatan Qualcomm sekitar 7,5%.

Sumber: GSMarena