pulsa-logo

Tren Negatif Hantui Samsung di Pasar Tablet


Fauzi

Sabtu, 04 November 2017 • 16:30

Samsung,Galaxy Tab,Apple


Mendapat respon cukup baik di awal-awal kehadirannya, kini tablet terus mengalami tren penurunan. Berdasarkan laporan terbaru IDC untuk kuartal ketiga (Q3) 2017, penjualan tablet tercatat hanya sekitar 40 juta unit, menurun dibanding periode yang sama tahun lalu dengan angka penjualan 42,3 juta unit. Secara keseluruhan, pengapalan tablet tercatat mengalami penurunan 5,4% di Q3 2017.

Dalam laporan tersebut juga terungkap di mana ada tiga pabrikan yang mendominasi pasar. Yup, sudah bisa ditebak mereka adalah Apple, Samsung, dan Amazon. Bersama-sama, ketiganya menguasai 66,7% pangsa pasar berbanding 57,2% pada periode yang sama tahun lalu.

Terlepas dari tren penurunan penjualan tablet secara keseluruhan, pengiriman tahunan tablet Apple dan Amazon tercatat mengalami peningkatan pada kuartal ketiga. Adapun Samsung, justru mengalami penurunan sekitar 7,9%, dari 6,5 juta unit menjadi 6,0 juta.

Apple kembali memuncaki penjualan tablet, dengan total penjualan mencapai 10,3 juta unit untuk Q3 2017, atau secara total pangsa pasarnya melonjak sekitar 3,9%.

Selain ketiga brand di atas, dua nama lainnya, yakni Huawei dan Lenovo melengkapi posisi lima besar perusahaan dengan pengapalan tablet terbanyak. Huawei dengan angka pengapalan 3,0 juta unit tercatat mengalami peningkatan tahunan sebesar 18,8% di banding periode yang sama tahun lalu dengan angka pengapalan sekitar 2,5 juta unit. Sementara Lenovo juga tercatat mencetak angka pertumbuhan tahunan 8,9%, di mana pada Q3 2017 perusahaan berhasil mengapalkan 3.0 juta unit berbanding 2,7 juta unit pada periode yang sama tahun lalu.

Sebagaimana di sebut di atas, secara keseluruhan pengapalan tablet di Q3 2017 tercatat mengalami penurunan 5,4%.

Menurut catatan IDC, alasan di balik penurunan pasar tablet antara lain disebabkan oleh siklus penggantian tablet yang lebih lama. Hal itu lantaran pelanggan cenderung membeli tablet dengan cara yang sama ketika mereka membeli PC. Pengguna tablet cenderung bergantung pada peragnkat yang sama selama bertahun-tahun bahkan setelah versi terbaru keluar.


Selain itu, ada juga pergeseran pengguna ke smartphone, dan tablet menemukan jalan tengah antara handset dan desktop yang kurang menarik dibandingkan sebelumnya.

Sumber: IDC