pulsa-logo

Siap Diakusisi, Qualcomm Ditawar Segini


Galing

Minggu, 05 November 2017 • 13:01

Qualcomm Diakusisi, Broadcom Akuisisi Qualcomm, Qualcomm Dijual, Qualcomm Dilego, Qualcomm, Broadcom


Foto: GizChinaFoto: GizChina

Laporan terbaru Bloomberg menunjukkan bahwa produsen chipset Broadcom dilaporkan berpikir untuk mengakuisisi pembuat chipset Qualcomm dalam kesepakatan transaksi fantastis hingga senilai $ 100 miliar dolar atau lebih dari 1.350 triliun rupiah.

Menurut narasumber Bloomberg sebagaimana PULSA kutip dari GizChina, Broadcom saat ini tengah terlibat pembicaraan dengan para analis untuk mencari cara terbaik untuk menyukseskan akuisisi tersebut. Kesepakatan itu kemungkinan akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan, meski tidak ada keputusan resmi yang dibuat sampai saat ini.

Baik Broadcom dan Qualcomm akan mendapatkan banyak keuntungan dari kesepakatan tersebut. Hingga saat ini Broadcom adalah produsen chip Wi-Fi terbesar di dunia, sementara Qualcomm adalah pembuat Modem terbesar pada skala global. Dapat dibayangkan bila kedua perusahaan tersebut bekerja bahu membahu dengan berbekal teknologi yang mereka kuasai, keuntungan yang dapat mereka cetak kedepannya tentu akan sangat besar.

Meski besaran transaksi yang dikabarkan saat ini belum dapat dikonfirmasi, namun demikian nilai transaksi sebesar $ 100 miliar ini walau bagaimanapun masih dapat berubah sewaktu-waktu. Hal ini karena pada saat ini Qualcomm tengah menghadapi sengketa yang sangat sengit dengan Apple terkait pelanggaran kontrak. Qualcomm juga menuduh Apple melakukan beberapa pelanggaran paten.

Untuk menyegarkan ingatan Anda, Apple menggugat Qualcomm sekitar $ 1 miliar dolar pada awal tahun 2017. Tuntutan hukum yang dilayangkan oleh Apple ini tentu menempatkan Qualcomm dalam posisi yang sulit yang pada akhirnya berdampak pula bagi siapa pun yang ingin mencapai kesepakatan bisnis dengan pembuat chipset yang berbasis di AS ini kedepannya.

Namun jika Broadcom memutuskan untuk melangkah maju dengan tawaran tersebut, perusahaan tersebut masih akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar berkat penggabungan teknologi chip Wi-Fi dan Mobile Modems yang bisa mereka peroleh sesudah akusisi tersebut berhasil dituntaskan. Belum lagi posisi penting Qualcomm sebagai induk Snapdragon yang saat ini masih merupakan salah satu chipset mobile yang paling banyak dipakai di seluruh dunia. Sebagai mitra dengan akuisisi tersebut, Broadcom akan mendapat perhatian ekstra dari regulator industri.

Info lebih lanjut dan kemungkinan konfirmasi tentang kesepakatan tersebut tentu saja baru akan dapat diperoleh dalam beberapa hari mendatang. (Galing


Sumber: GizChina