pulsa-logo

Qualcomm Teken Kontrak Senilai Lebih Dari Rp. 160 Triliun dengan Oppo Vivo dan Xiaomi


Galing

Jum'at, 10 November 2017 • 10:24

Qualcomm, Xiaomi, OPPO, Vivo, Qualcomm Snapdragon, Snapdragon, MediaTek


Foto: Qualcomm.co.idFoto: Qualcomm.co.id

Presiden Amerika Serikat Trump yang saat ini tengah melakukan lawatan resmi ke Tiongkok. Dalam lawatan tersebut perusahaan dari kedua negara diprediksi akan menandatangani kontrak kerja sama senilai total $ 250 miliar dolar. Salah satu kesepakatan yang telah ditandatangani adalah nota kesepahaman yang tidak mengikat antara produsen smartphone Qualcomm dan tiga produsen smartphone - Xiaomi, Vivo, dan OPPO.

Kesepakatan yang dilaporkan bernilai $ 12 miliar atau lebih dari Rp. 160 triliun tersebut menegaskan bahwa pembuat chip mobile terbesar di dunia tersebut akan memasok komponen buatannya ke tiga perusahaan dalam rentang waktu tiga tahun kedepan.

Ketiga perusahaan smartphone tersebut selama ini juga menggunakan prosesor Mediatek meski sebagian besar ponsel mereka dikirim dengan platform mobile buatan Qualcomm.

Qualcomm di sisi lain dikabarkan memperoleh lebih dari separuh pendapatannya dari negara di Asia Timur tersebut. Pada intinya penandatanganan kesepakatan ini memang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.

Kurang dari sepekan yang lalu, ada laporan bahwa Qualcomm mungkin akan diakuisisi oleh Broadcom dengan nilai tawaran sekitar $ 130 miliar atau setara Rp. 1.755 triliun. Sementara Broadcom sendiri sebetulnya telah diakuisisi pada tahun 2015 oleh Avago dengan nilai transaksi mencapai $ 36 miliar dan Qualcomm di sisi lain juga telah melakukan pembicaraan untuk mengakuisisi perusahaan semi konduktor NXP. (Galing)

Sumber: 1, 2