pulsa-logo

Toshiba Tepis Rumor Akan Menjual Bisnis PC-nya


Galing

Jum'at, 17 November 2017 • 15:10

Toshiba, Toshiba Jual Bisnis PC, Toshiba Tidak Jadi jual bisnis PC, Toshiba Batal Jual Bisnis PC


Foto: NDTVFoto: NDTV

Lesunya bisnis laptop dan PC belakangan ini memberikan dampak kurang menyanangkan bagi kebanyakan vendor PC. Salah satunya adalah Toshiba Corp. Perusahaan elektronik raksasa yang berbasis di Jepang itu disebut-sebut bahkan akan menjual bisnis PC –nya! Namun benarkah demikian? Semudah itukah Toshiba melepas bisnis strategis yang selama puluhan tahun membawa nama besarnya?

 

Toshiba Corp mengatakan pada hari Jumat (17/11) bahwa pihaknya tidak sedang mengadakan pembicaraan dengan perusahaan manapun untuk menjual bisnis komputer (PC)-nya. Hal ini sekaligus mengklarifikasi rumor yang beredar kencang di media yang menyebutkan  bahwa mereka sedang melakukan negosiasi ke beberapa perusahaan untuk menjual unit bisnis paling strategis milik mereka. Salah satu perusahaan yang diajak bernegosiasi oleh Toshiba adalah perusahaan teknologi yang berbasis di Taiwan yakni Asustek Computer.

 

Kabar sebelumnya yang diberitakan oleh media bisnis di Jepang, Nikkei bahkan  menyebutkan bahwa Lenovo Group Ltd juga telah menyatakan minatnya terhadap unit PC dari Toshiba. Namun sejak rumor itu berhembus kencang, baik pihak Asustek dan Lenovo tidak memberikan keterangan apapun ke media. 

 

Lalu, kira-kira alasan apakah yang mendorong Toshiba untuk menjual unit bisnis PC-nya?


 

Menurut sebuah laporan beberapa orang eksekutif di Toshiba mengatakan bahwa mereka ingin menjual bisnis PC Toshiba, ke sebagian kecil konglomerat industri. Salah satu alasannya adalah karena Toshiba akan meningkatkan neraca keuangannya pada akhir Maret untuk menghindari kemungkinan “delisting” dari lantai bursa. Bisnis PC hanya menyumbang 3,5% dari pendapatan bersih Toshiba pada bulan April-September 2017  sebesar 84,1 miliar yen alias senilai 10 triliun Rupiah. 

 

Bulan September lalu Toshiba bahkan telah sepakat untuk menjual unit bisnis chipnya yang terbilang sangat bernilai. Toshiba Memory secara resmi telah dilego ke tangan Bain Capital seharga USD$ 18 miliar atau sekitar 243 triliun Rupiah. Toshiba di awal pekan ini dikabarkan juga  akan menjual unit bisnis televisinya ke perusahaan elektronik yang berbasis di China yakni Hisense Group seharga JPY 12,9 miliar atau senilai 1,5 triliun Rupiah. (Nariswari/Galing

 

Sumber: NDTV