pulsa-logo

Gandeng Spreadtrum, Intel Comeback ke Bisnis Prosesor Mobile?


Galing

Selasa, 21 November 2017 • 11:21

Intel, prosesor intel, prosesor intel atom, prosesor android, prosesor


Foto: PhoneArenaFoto: PhoneArena

Jika selama ini merek Intel, lebih identik dengan perangkat keras dan perangkat lunak untuk PC, sepertinya Anda salah. Karena pada bulan April 2012, Intel pernah merilis  smartphone pertamanya yang dinamakan Xolo X900. Peluncuran smartphone ini adalah usaha awal yang solid bagi Intel untuk memasuki bisnis ponsel. Perangkat ini diluncurkan menggunakan chip Intel Medfield SoC yang dimaksudkan untuk menjadi pelopor kehadiran Intel di bisnis prosesor mobile. 

 

Empat tahun berlalu nyatanya Intel gagal untuk meraih kesuksesan dalam upayanya memasuki industri prosesor untuk perangkat mobile tersebut. Pun tidak ada pertanda bahwa usaha raksasa prosesor dunia tersebut akan mencetak keuntungan  besar dalam jangka panjang. Namun di penghujung tahun 2016 lalu, diam-diam Intel menggarap  beberapa chip smartphone generasi terbarunya, yang rencananya akan diperkenalkan di tahun ini.

 

Sebagai penyedia prosesor yang populer di pasar desktop dan server, Intel menawarkan teknologi dan performa produknya yang sangat maju. Namun di platform berbasis OS Android, tentu semuanya berbeda. Di platform Android, saingan terberat  Intel x86  adalah ARM. Selama bertahun-tahun, ARM berfokus pada konsumsi daya rendah dan set arsitektur processor yang sederhana namun mampu menyajikan performa yang sangat powerful. Intel, telah memproduksi prosesor yang ditujukan untuk kinerja tinggi dan gagasan umum bahwa chipset Intel x86 memiliki performa lebih tinggi namun daya tahan baterai lebih rendah dibandingkan dengan ARM.

Foto: Leagoo via PhoneArenaFoto: Leagoo via PhoneArena

Di ajang Mobile World Congress 2017, Intel bekerja sama dengan Spreadtrum memperkenalkan Spreadtrum SC9853i. Dibangun pada platform teknologi 14nm Intel, Spreadtrum SC9853i menargetkan pasar smartphone kelas menengah. Prosesor octa core  ini dibangun dengan clock speed 1.8GHz ( Intel Airmont 64-bit ) , yang memungkinkan kemampuan komputasi mobile berkinerja tinggi pada tingkat konsumsi daya ultra rendah.


 

Dengan menggandeng Spreadtrum, Intel rupanya tengah berupaya menyajikan produk terbaiknya sekaligus memanfaatkannya sebagai momentum yang paling tepat bagi kedua perusahaan untuk menyalip Mediatek serta memperoleh pijakan yang solid di pasar smartphone mid-range. 

Adapun Leagoo T5c adalah perangkat pertama di dunia yang akan hadir dengan prosesor Spreadtrum SC9853i di dalamnya. (Nariswari/Galing

 

Sumber: 1, 2