pulsa-logo

Dituding Diam-Diam Kumpulkan Data Lokasi Pengguna Android, Ini Kata Google


Fauzi

Rabu, 22 November 2017 • 09:23

Google,Android


Ilustrasi: Smartphone AndroidIlustrasi: Smartphone Android

Google saat ini sedang gerah atas beredarnya tudingan bahwa pihaknya tersebut diam-diam mengumpulkan data lokasi pengguna perangkat berbasis Android.  Pengumpulan data lokasi ini diperoleh dari layanan berbagi lokasi (share location).

Berbagi lokasi adalah salah satu layanan yang tidak selalu digunakan secara intens oleh tiap pengguna. Pengguna hanya mengaktifkan jika membutuhkannya, dan akan mematikan layanan ini karena salah satu dari dua alasan – salah satunya adalah perlindungan privasi. Namun menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Quartz, perangkat Android telah mengumpulkan dan mengirim data lokasi penggunanya bahkan saat pengguna mematikan layanan tersebut. Waduh!

Sejak awal tahun 2017, data lokasi tersebut dikumpulkan oleh menara sel dan digunakan untuk mengelola notifikasi atau push-notifications. Menurut Google, kode Cell ID membantu menara seluler untuk meningkatkan kecepatan dan kinerja pengiriman pesan pada ponsel Android.

Quartz memperkirakan bahwa pada dasarnya semua perangkat berbasis Android melakukan pengumpulan data lokasi seperti itu. Bahkan smartphone yang telah di-factory reset dan yang tanpa kartu SIM sekalipun masih mengirim data lokasi. Begitu ada koneksi seluler atau Wi-Fi, paket data dari menara seluler akan langsung dikirim ke Google.

Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara Google meyakinkan semua pihak bahwa perusahaan  tidak pernah memasukkan Cell ID ke dalam sistem sinkronisasi jaringan dan data pun, dan Google terus memperbaharui  perangkat keras dan perangkat lunak yang dikembangkannya agar tidak lagi meminta Cell ID dari semua perangkat berbasis  Android.  Google juga mengatakan bahwa data menara seluler umumnya dienkripsi.  Jadi tidak perlu ada kekhawatiran dari pengguna Android.

Sumber: GSMarena