pulsa-logo

Apple Optimis Bisa Jual 4 Juta Unit HomePod di 2018


Fauzi

Rabu, 22 November 2017 • 09:49

Apple,Homepod


Ilustrasi: Logo Apple di iPhone 7 PlusIlustrasi: Logo Apple di iPhone 7 Plus

Beberapa hari yang lalu Apple dikabarkan menunda peluncuran speaker pintarnya, Home Pod hingga di awal 2018. Hal itu lantaran Apple memerlukan lebih banyak waktu untuk mematangkan produk andalan terbarunya tersebut, sebelum benar-benar diluncurkan ke pasaran. 

Apple awalnya dirumorkan akan meluncurkan HomePod bulan depan, dengan label  harga 349 USD (Rp4,6 juta-an). Kombinasi  desain speaker premium dan asisten virtual Siri akan dihadirkan di Home Pod.

HomePod akan didesain sebagai perangkat cerdas. Produk ini dapat melaporkan ramalan cuaca terbaru, harga saham, skor olahraga, berita utama, mengaktifkan peralatan cerdas di dalam rumah, memesan makanan secara online, memesan transportasi online, dan banyak lagi.

HomePod dibuat dengan desain unik berpenutup jaring dan membawa speaker high end dengan woofer 4 inci, enam mikrofon dan satu array dari tujuh tweeter. Kinerja dari perangkat ini didukung oleh chip A8 yang sama yang digunakan pada iPhone 6. Apple telah merancang HomePod untuk menghasilkan suara premium untuk streaming musik, oleh karena itu harga banderolnya lebih tinggi dari model smart speaker Amazon Echo. Selain Amazon Echo, pesaing Home Pod lainnya termasuk seri Google Home dengan Google Assistant, Microsoft Invoke dengan asisten virtual Cortana, dan speaker cerdas generasi terbaru  Sony (menggunakan Google Asisten) dan Samsung (dengan Bixby).

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Apple telah mengatakan kepada pemasok bahwa mereka memprediksi untuk mengirimkan 4 juta  unit HomePod pada tahun 2018. Apple benar-benar mengharapkan sukses besar dari  HomePod. Mengingat bahwa Apple sejak 2014 sudah mulai mengembangkan  prototipe produknya tersebut, dan menyempurnakan berbagai fitur di dalamnya.

Sementara Apple memang menciptakan produk untuk audiophiles dengan Home Pod, juru bicara Apple mengatakan bahwa Home Pod tidak dapat melakukan banyak hal seperti Echo. Permintaan untuk membuka aplikasi pihak ketiga harus melalui iPhone dan bukan melalui sistem cloud, seperti Echo. Sementara HomePod berfokus pada musik dan kualitas suara, Echo lebih banyak bekerja menggunakan Alexa sebagai asisten pribadi untuk menyelesaikan berbagai tugas.

Mungkin inilah mengapa Apple perlu menunda peluncuran HomePod  untuk kembali mematangkan  fitur dan kinerja speker cerdasnya untuk memperluas daya tarik produk.


Sumber: PhoneArena