pulsa-logo

Uber Didenda Rp116 Miliar Karena Rekrut Pengemudi Bermasalah


dian iskandar

Rabu, 22 November 2017 • 15:26

Uber,Gojek,Grab,ojek onine,taksi online,tarif gojek,daftar grab,daftar gojek


ilustrasiilustrasi

Sistem perekrutan mitra pengemudi taksi online akhirnya menimbulkan masalah. Tapi itu tidak di Indonesia. Ini dialami oleh Uber, raksasa penyedia layanan ridesharing, yang kedapatan merekrut pengemudi bermasalah.

Uber mungkin tidak menyadari bahwa track record pengemudinya punya catatan yang tidak baik, sehingga perusahaan itu didenda sebesar 8,9 juta dolar AS di Colorado karena mempekerjakan pengemudi yang memiliki catatan kriminal di masa lalu atau pelanggaran kendaraan bermotor termasuk mengemudi di bawah pengaruh dan mengemudi dengan sembrono, atau dalam beberapa kasus pengemudi ini bahkan telah bermasalah dengan ijin mengemudinya, yang berarti seharusnya tidak diloloskan jadi pengemudi Uber.

Seperti dilansir Ubergizmo, Direktur General Utilities Commission (PUC) Colorado Doug Dean, menyatakan bahwa; "Kami telah menentukan bahwa Uber memiliki informasi pemeriksaan latar belakang yang seharusnya mendiskualifikasi pengemudi ini berdasarkan undang-undang, namun mereka diizinkan untuk mengemudi. Tindakan ini menempatkan keselamatan penumpang dalam bahaya ekstrim. "

Juru bicara Uber Stephanie Sedlak pun akhirnya memberikan keterangan mengenai masalah tersebut dengan mengatakan, "Kami baru-baru ini menemukan sebuah kesalahan proses yang tidak sesuai dengan peraturan ridesharing Colorado dan secara proaktif memberitahukan kepada Colorado Public Utilities Commission (CPUC). Kesalahan ini mempengaruhi sejumlah kecil driver dan kami segera melakukan tindakan korektif. Kebijakan keselamatan baik Uber dan peraturan negara Colorado, (mengharuskan) pengemudi yang memiliki akses ke aplikasi Uber harus menjalani penyaringan latar belakang (oleh) pihak ketiga yang terakreditasi secara nasional. Kami akan terus bekerja sama dengan CPUC untuk memungkinkan akses ke pilihan transportasi yang aman dan andal untuk semua masyarakat Colorado. " (*)

Sumber: Ubergizmo