pulsa-logo

Kata Penulis Buku 'Born To Explore' tentang Samsung Galaxy A


Fauzi

Rabu, 22 November 2017 • 21:32

Samsung Galaxy A


Foto: SamsungFoto: Samsung

Bekerja sama dengan OMG Consulting, Samsung meluncurkan  buku berjudul Born to Explore.Dalam buku ini dikisahkan berbagai karakter dan kebiasaan menarik dari generasi milenial dan peran Galaxy A yang mendukung minat dan ketertarikan mereka dalam traveling.

Perjalanan backpacker ke Eropa diceritakan oleh Yoris Sebastian dan Dilla Amran dalam buku ini, bersama dengan Cindy Pricilla Muharara, Okky Mahardika dan Khafizah Herfana yang mewakili kekhasan dari berbagai karakter generasi milenial.

“Samsung berkomitmen untuk dapat selalu memberikan inovasi teknologi yang sesuai dengan karakter penggunanya. Samsung Galaxy A dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan milenial yang memiliki karakter kuat dan unik dengan semangat terus mencoba berbagai hal baru yang terinspirasi dari berbagai hal yang terjadi di sekeliling mereka. Samsung Galaxy A mendukung kreasi mereka yang tidak lepas dari dukungan kamera beresolusi tinggi dengan beragam fitur untuk mengabadikan gambar dan video di segala kondisi karena didukung dengan sertifikasi IP68 water and dust resistant,” ujar Denny Galant, Head of IT & Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Lebih jauh Denny mengatakan dalam visi yang sama dengan OMG, kehadiran buku Born to Explore adalah salah satu cara menginspirasi generasi milenial untuk selalu eksplor hal baru dengan lebih kreatif dan hasil yang lebih baik, memaksimalkan smartphone yang tidak pernah lepas dari keseharian mereka.

Sementara itu di sisi lain, Yoris Sebastian, selaku Founder OMG Consulting mengungkapkan bahwa buku Born to Explore ini memiliki visi untuk dapat menginspirasi generasi langgas untuk dapat selalu membuka mata dan berinteraksi dengan kehidupan di sekeliling mereka.

“Salah satunya dengan pintar memaksimalkan fungsi smartphone sebagai perangkat yang dapat mendorong mereka untuk terus bereksplorasi,” tandasnya.

Teknologi smartphone untuk dukung kebutuhan traveling


Berdasarkan laporan BPS tahun 2016, generasi milenial menguasai 32% dari populasi Indonesia dan diprediksi untuk menjadi target utama industri pariwisata dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang. Sekitar 32% generasi milenial melakukan lebih banyak perjalanan liburan dibandingkan dengan Generasi X dan 44% lebih banyak dari generasi Baby Boomer.

Dikenal sebagai generasi yang lekat dengan penggunana teknologi, peran smartphone bagi generasi milenial menjadi sangat penting termasuk dalam menentukan pengalaman yang ingin mereka dapatkan pada perjalanan liburan mereka. Sekitar 86% dari generasi milenial menyatakan bahwa mengetahui kebiasaan atau kebudayaan masyarakat setempat merupakan pengalaman unik yang ingin mereka coba, diikuti dengan 44% generasi milenial yang menyatakan bahwa mencoba makanan lokal adalah kegiatan yang lebih menarik daripada sekedar berbelanja atau berpesta.

“Smartphone Galaxy A menjadi senjata utama kami saat backpacking ke delapan kota empat negara di Eropa. Mulai dari menggunakan kamera untuk mengabadikan berbagai momen, browsing informasi untuk mengetahui lebih banyak cerita dari tempat yang kita kunjungi, hingga menavigasikan arah perjalanan kami yang memang sengaja dibuat spontan.” jelas Dilla Amran, Managing Director OMG Consulting dan penulis buku Born to Explore.

Ketiga, kata Amran, generasi langgas ini tidak pernah lepas dari Galaxy A dan momen yang paling seru adalah meski saat berada di Paris dalam cuaca hujan, bukannya merasa kecewa, mereka malah tertantang untuk semakin banyak berfoto dan melanjutkan perjalanan karena tidak lagi khawatir smartphone dengan kondisi basah.

Collect Moment, Not Things

Collect Moment, Not Things adalah ungkapan dalam buku Born to Explore yang mendorong generasi milenial untuk selalu mendapatkan cerita dari setiap gambar yang mereka ambil dan unggah ke media sosial. Sekitar 39% dari generasi milenial utamanya memanfaatkan smartphone untuk mendokumentasikan perjalanan mereka, baik foto maupun membuat video4. Tidak ingin direpotkan dengan berbagai peralatan, dengan kamera 16 MP pada Galaxy A mereka dapat selalu mengambil momen melalui gambar dengan kualitas tinggi, bahkan fitur Hyperlapse membantu mereka menciptakan cerita lebih menarik, dan fitur Food Mode yang menginspirasi mereka untuk mencoba makanan khas penduduk lokal dan membagikannya di sosial media.

Buku Born to Explore hasil kolaborasi Samsung Electronics Indonesia bersama dengan OMG Consulting akan segera tersedia di berbagai toko buku.