pulsa-logo

Sempat Raib, UC Browser Kembali Hadir di Google Play Store


Galing

Kamis, 23 November 2017 • 11:14

Google Play, UC Browser, Google, Aplikasi Lenyap, UC Browser Hilang, UC Browser Raib, UC Browser Lenyap


Foto: HindustanTimesFoto: HindustanTimes

 

Kurang lebih seminggu yang lalu, Google telah melenyapkan aplikasi UC Browser dari Play Store. Banyak yang merasa kehilangan dengan raibnya UC Browser dari Google Play Store tersebut. Aplikasi ini terutama dikenal dengan teknologi kompresi data yang memangkas penggunaan data mobile. 

 

UC Browser rupanya telah dituduh mengirimkan data pengguna, termasuk nomor IMEI dan data lokasi, ke server yang berlokasi di Tiongkok. Masalah serius inilah yang kemudian berdampak pada menghilangnya UC Browser dari Google Play Store. 

 

Google merasa perlu untuk mengambil langkah tersebut dengan segera setelah aplikasi UC Browser  berada di bawah penyidikan pemerintah India karena diduga mengirimkan data pengguna ke server  di negeri tirai bambu. Dikatakan bahwa aplikasi tersebut bisa mengakses data pengguna bahkan setelah di-uninstalled dari ponsel. The Centre for Development of Advanced Computing in Hyderabad (Pusat Pengembangan Komputasi Tingkat Lanjut di Hyderabad) hingga saat ini masih menyelidiki masalah tersebut. 

 


Browser yang sangat  populer di perangkat berbasis OS Android  tersebut kini tampaknya telah kembali menampakkan diri di Google Play Store sejak hari Rabu (22/11) dini hari, atau sepekan sesudah dihapus dari toko aplikasi utama Android tersebut. Meski demikian kembali hadirnya UC Browser ke Google Play Store tersebut tentu membawa beberapa perubahan. Apa saja?

 

Pihak UC Web mengatakan bahwa  versi browsernya yang baru hadir dengan pengaturan yang  telah disesuaikan dengan kebijakan Google Play. Menurut Statcounter, UC Browser meraup sekitar  45% pangsa pasar segmen browser mobile. Awal bulan ini, UC Web mengumumkan bahwa browser tersebut telah melewati 500 juta unduhan.

 

Lenyapnya aplikasi peramban internet populer dari Tiongkok tersebut pada awalnya dikaitkan dengan metode "tidak sehat" yang diduga digunakan oleh peerusahaan untuk mempromosikan pemasangan aplikasinya. Meski begitu UC Web menampik tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa aplikasi garapannya dihapus bukan karena alasan promosi  iklan yang "menyesatkan".

 

UC Browser menyebutkan bahwa satu-satunya alasan yang tepat atas raibnya UC Browser di Google Play  seminggu yang lalu adalah karena setting Browser UC tertentu yang tidak sejalan dengan kebijakan Google Play Store. Alasan penghapusan tersebut tidak ada kaitannya sama sekali  dengan dugaan pelanggaran keamanan data atau promosi iklan  berbahaya. (Nariswari/Galing)

 

Sumber: HindustanTimes