pulsa-logo

Xiaomi Tambah 6 Line Produksi, Berapa unit Ponsel Bisa Dirakit?


Fauzi

Senin, 04 Desember 2017 • 13:14

Pabrik xiaomi di Indonesia


Awal 2017, Xiaomi resmi menggandeng PT Sat Nusapersada Tbk sebagai pabrik perakitan ponselnya di Indonesia. Tahap awal, Satnusa baru sanggup memproduksi sekitar 100.000 unit ponsel Xiaomi per bulan. Jumlah ini bisa dipenuhi dengan memanfaatkan tiga line produksi, yang juga ditargetkan akan bisa mencapai 300.000 unit produksi tiap bulan.

Kini, Xiaomi sudah menambah enam line produksi baru di Satnusa sehingga totalnya menjadi sembilan line yang siap digunakan untuk merakit ponsel-ponsel Xiaomi untuk pasar tanah air. Peningkatan tiga kali lipat line produksi tentu saja menambah pula kapasitas unit ponsel yang bisa dirakit dengan memanfaatkan dua lantai.

Untuk totalnya sendiri, Xiaomi mengklaim kini sanggup memproduksi lebih dari 300.000 unit ponsel tiap bulannya. "Penambahan enam line produksi baru ini cukup penting, karena kami kini bisa memproduksi hingga lebih banyak lagi unit  ponsel tiap bulannya, dan tentunya disesuaikan dengan permintaan pasar, ujar Head of Xiaomi South Pacific Region Steven Shi di sela-sela factory visit perakitan ponsel Xiaomi di pabrik milik PT Sat Nusapersada, Batam, Senin (4/12).

Steven juga menambahkan, demand untuk produk Xiaomi sendiri di Indonesia naik 100% tiap kuartal. "Saat ini, shipping produk Xiaomi naik 100% tiap kuartal, karena demand yang tinggi. Terlebih ketika kami menghadirkan Mi A1 di Indonesia", tambah Steven.

Saat ini, Satnusa tengah menggenjot produksi Mi A1 yang diklaim sebagai salah satu flagship Xiaomi hasil kolaborasinya dengan Google. Untuk kebutuhan tersebut Satnusa menggunakan satu line produksi yang terdiri dari 48 proses (assembly hingga output/packaging) produksinya. (Udn)