pulsa-logo

Advan: Hadirnya Brand Baru ke Indonesia Membuat Kita Lebih Inovatif


Fauzi

Kamis, 07 Desember 2017 • 19:56

Advan


Tjandra Lianto, Direktur Marketing AdvanTjandra Lianto, Direktur Marketing Advan

Advan merupakan vendor lokal Tanah Air yang tergolong sukses. Bagaimana tidak, meski dikepung oleh brand global dan brand asal Tiongkok yang terus merangsek pasar tanah Air, Advan ternyata mampu menunjukkan tajinya. Bahkan, berdasarkan data terbaru IDC untuk Q3 2017, Advan tercatat berada di posisi ketiga.

Advan berhasil mempertahankan posisinya, setelah di Q2 2017 perusahaan ini juga telah menempati posisi yang sebagai vendor dengan pengapalan terbanyak di Indonesia.

Bicara soal pasar smartphone di Indonesia, makin kemari persaingan terasa kian sengit. Satu per satu vendor global, terutama yang dari Tiongkok terus berdatangan. Hal ini pun diamini oleh Advan yang menganggap kedatangan merek baru sebuah keniscayaan.

“Kalau merek (brand) baru dia pasti hadir di Indonesia kita tidak bisa mencegah mereka masuk,” kata Tjandra Lianto, selaku Direktur Marketing Advan.

Yang pasti, lanjut Tjandra, dengan hadirnya merek-merek baru akan membuat kita semakin berkompetisi dan membuat kita akan lebih inovatif, bagaimana menghasilkan produk untuk bisa bersaing dengan mereka.

“Jadi, resep kita tetap di produk, bagaimana menghasilkan produk yang inovatif dan bisa bersaing tapi harga tetap tidak boleh mahal. Karena produk sebagus apa pun selama harganya terjangkau konsumen kita pasti sanggup beli. Tapi produk bagus tapi harganya tidak terjangkau itu hanya (jadi) impian saja,” ungkap Tjandra.

Berkaca dari laporan yang dikeluarkan IDC, di Q3 2017 Advan mengamankan pangsa pasar 8,3 persen, dan berhasil menempati tempat ketiga di bawah Samsung dan Oppo, yang masing-masing memperoleh pangsa pasar 30,0 persen dan 25,5 persen. Di posisi empat ada nama Vivo dan Xiaomi, yang masing-masing memperoleh pangsa pasar 7,5 persen 6,2 persen.


Image: IDCImage: IDC