pulsa-logo

Sabet Posisi 3 Besar, Advan Ungguli Asus, Lenovo dan Xiaomi


Aldrin Symu

Senin, 11 Desember 2017 • 20:22


Kabar terbaru, berdasarkan laporan dari firma riset IDC di tahun 2017, Advan telah merangsek di posisi ketiga merek smartphone di Indonesia. Advan telah mengalahkan rivalnya yang merupakan brand global terkemuka seperti Asus, Xiaomi, dan Lenovo.

Didirikan tahun 1998, Advan tumbuh menjadi perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia yang telah memproduksi berbagai macam produk seperti Notebook, Tablet, PC, Smartphone hingga aksesoris digital. Perusahaan ini mengukuhkan diri sebagai brand dengan penjualan Tablet PC No. 1 di Indonesia dan Asia Pasifik, bersaing ketat dengan global brand lainnya selama 2 tahun berturut turut.

 

Laporan terbaru IDC menyebutkan bahwa Top 5 merk smartphone di Indonesia adalah Samsung (30%), Oppo (25%), Advan (8.3%), Vivo (7,5%), dan Xiaomi (5,2 %). Sebagai perbandingan, pada kuartal sebelumnya (2017Q1), IDC menyebutkan TOP 5 merek ponsel di Indonesia adalah Samsung, Oppo, Asus, Advan, dan Lenovo.

 

Meski penjualan ponsel merk lokal cenderung menurun, namun kinerja penjualan Advan terbukti meningkat. Data IDC menyebutkan, di antara vendor lokal sendiri, Advan meninggalkan jauh rivalnya dengan perolehan market share 49 persen. IDC juga mengungkapkan bahwa total pengiriman ponsel vendor lokal selama kuartal dua adalah 1,4 juta unit dan sampai akhir quartalketiga sekitar 4,2 juta unit. Artinya penjualan Advan mencapai 700.000 unit selama kurun waktu 3 bulan saja, sejak April sampai Juni 2017. Atau sampai akhir quartal ketiga kurang lebih ada sekitar 2,1  juta unit.

 


Top 5 smartphone company in Q3 2017

Rank

Company

Percentage

1.

Samsung

30 %

2.

Oppo

25%

3.

Advan

8.3 %

4.

Vivo

7,5% 

5.

Xiomi

5,2 %

Menurut analisis Risky Febrian, Associate Market Analyst, IDC Indonesia, posisi Advan yang dalam beberapa tahun ini menjadi merk ponsel lokal nomor satu di Tanah Air, karena didukung kehadirannya di seluruh pelosok nusantara serta peluncuran smartphone kelas menengah Advan G1 yang rilis awal tahun ini berhasil memikat masyarakat, dan menuai panen di kuartal dua sampai quartal ketiga. Smartphone terbaru Advan A8 pun ditengarai semakin mendorong ekspansi Advan di pasar.

 

Selain itu, Risky juga menambahkan bahwa Advan diuntungkan dengan peraturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) di mana semua vendor baik lokal maupun global mendapat perlakuan sama. Di mana semua produsen smartphone 4G LTE wajib memenuhi TKDN sebesar minimal 30 persen.

 

IDC juga melihat perubahan tren di mana penjualan smartphone kelas menengah (mid-range) tumbuh lebih dari dua kali lipat. Smartphone dengan kisaran harga Rp2,5 juta sampai Rp.5 juta, menguasai sekitar 28 persen dari total penjualan smartphone di Indonesia.

“Hal ini merefleksikan perubahan dalam kebutuhan konsumen untuk beralih ke perangkat dengan spesifikasi yang lebih baik untuk menyokong pengalaman media & hiburan, produktifitas, dan mobile gaming,” kata Risky Febrian, Associate Market Analyst, IDC Indonesia.

Menanggapi laporan dari IDC tersebut, Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan  merasa bangga karena Advan yang merupakan merek smartphone karya anak bangsa mendapat kepercayaan yang tinggi dari konsumen di Tanah Air.

 

“Kami bangga bahwa kepercayaan konsumen Indonesia terhadap Advan semakin tinggi, di mana Advan saat ini menjadi satu-satunya brand nasional yang masuk dalam tiga besar merek smartphone yang beredar di Indonesia. Pencapaian ini semakin memacu semangat kami untuk terus menghadirkan produk berkualitas tinggi, seperti dengan hadirnya smartphone terbaru Advan A8 yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna Indonesia,” kata Tjandra.

 

Strategi Advan Kuasai di Pasar Smartphone

Direktur Marketing Tjandra Lianto mengungkapkan bahwa Advan selalu menghadirkan produk degan inovasi dan teknologi terkini, dan dihadirkan dengan menggunakan bahan–bahan yang berkualitas.

 

Advan saat ini bekerjasama dengan supplier brand dunia seperti Largan yang digunakan oleh merk ternama smartphone buatan Amerika, chip camera dari produsen terbesar di Korea. Juga menjadi satu satunya dari Indonesia yang merupakan Google Mobile Partner dan masih banyak mitra bisnis kelas dunia lainnya yang bekerjasama dengan Advan untuk menghasilkan produk teknologi kelas dunia.

 

Tak hanya itu, Advan juga mengembangkan sistem operasinya sendiri yang diberi nama IDOS (Indonesian Operating System) yang lebih praktis dan mudah digunakan, mampu menjaga data lebih aman serta dengan tampilan User Interface yang modern.

Melihat pertumbuhan yang bagus di pasar, terutama di tren penjualan di smartphone kelas menengah, Advan pun mulai naik kelas ke segmen yang lebih tinggi.

 

“Dalam strategi produk, kami fokus menjawab semua kebutuhan konsumen termasuk kelas menengah atas. Advan saat ini memiliki jajaran produk A-G-I-S, di mana A adalah seri tertinggi (flagship). Yang terbaru adalah Advan A8 sebagai smartphone paling canggih dibekali Dual Camera hingga sistem keamanan tangguh,” kata Tjandra.

 

Selanjutnya, seri G dihadirkan untuk segmen anak muda dengan kisaran harga IDR 2-3 juta. Di bawahnya, seri I merupakan smartphone 4G LTE terjangkau dengan harga IDR1-2 juta.Terakhir, seri termurah atau entry level adalah seri S yang harganya di bawah IDR 1 juta. Strategi di pasar multi-level tersebut menurut Tjandra sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam.

Untuk memasarkan smartphone tersebut, Advan memastikan jaringan distribusi yang merata dengan lebih dari 1500 rekan bisnis yang tersebar luas dari kota hingga pelosok. Advan juga selalu mengupayakan proses distribusi produk yang cepat dan efisien, sebagai salah satu cara untuk lebih bisa berkompetisi dan salah satu standard Advan untuk dapat bersaing dengan yang lain.

Dan sebagai upaya terus memperkaya kepercayaan masyarakat Indonesia, Advan terus-menerus mendorong upaya untuk memberikan yang terbaik. Dengan meningkatkan 4 Servis level; pelayanan ramah, service cepat, responsive dan kepuasan pelanggan.

 

“Advan kini 85% lebih cepat dari proses sebelumnya, bahkan menyelesaikan service dalam waktu 1 jam saja. Dengan lebih dari 60 titik yang tersebar luas dari Sabang sampai Marauke. Advan berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal dari semua lini, mulai dari pisi penjualan, pemasaran, layanan purna jual, semua kualitas Sumber Daya Manusia,” pungkas Tjandra Lianto.