pulsa-logo

E-Commerce Bergeliat, Erajaya Optimis Retail Offline Akan Tetap Eksis


Fauzi

Kamis, 14 Desember 2017 • 15:14

e-commerce


Djatmiko Wardoyo, Director Marketing and Communications Erajaya Group, Foto: PULSA/FauziDjatmiko Wardoyo, Director Marketing and Communications Erajaya Group, Foto: PULSA/Fauzi

Seiring dengan pertumbuhan e-commerce yang bergeliat di Indonesia, kini banyak pelaku usaha yang membuka toko online sebagai salah satu channel penjualan yang dipasarkannya. Erajaya misalnya, perusahaan distributor perangkat mobile ini, selain memiliki banyak toko fisik, ternyata juga sudah mulai merambah ke penjualan online, lewat erafone.com dan ibox.co.id.

Kendati demikian, Erajaya mengakui bahwa channel penjualan online miliknya masih belum memiliki pengaruh signifikan untuk perusahaan. Dalam arti, masih banyak konsumen Erajaya yang membeli produk dari ritel fisik miliknya.

“Secara garis besarnya mungkin ada (pengaruh e-commerce), tapi tak signifikan banget. Karena Erafone kan punya (channel online) erafone.com dan punya ibox.co.id. Kontribusi e-commerce-nya sama-sama erafone (offline dan online), channel online ngga ada apa-apanya. Itu yang kita lihat,” kata Djatmiko Wardoyo, Director Marketing and Communications Erajaya Group disela-sela acara peluncuran Garmin Vivoactive 3, Rabu (13/12). 

Menurut Djatmiko, salah satu kekuatan kekuatan e-commerce saat ini yang membuat orang (tertarik) untuk membeli di e-commerce karena harganya lebih murah. Sementara Erafone, kata dia, menerapkan harga yang sama, baik offline maupun online.

Fakta lainnya adalah orang tertarik datang ke toko fisik karena biasanya mereka bisa melakukan touch and feel sebelum membeli produk.

“Selain itu, ada satu fakta bahwa orang datang ke jaringan erafone itu untuk experience. Mas mau spend duit 13 juta, masa ngga lihat dan pegang barangnya. Masa ngga diajarin caranya setting caranya makai sih. Investasi gede lho itu kan,” kata Djatmiko yang kerap disapa sebagai Koko.

Dengan kekuatan itulah, Djatmiko optimis bahwa retail offline Erafone dan iBox bakal tetap eksis.


“(Channel penjualan) Offline menurut saya sih masih tetap akan eksis,” tutup Koko.

Sekadar informasi, mengacu dari berbagai laporan yang ada jumlah pelaku e-commerce akan terus tumbuh. Ketua Umum Indonesian E-Commerce Association (idEA), Aulia E. Marinto, pernah menyatakan bahwa berdasarkan Data Sensus Ekonomi 2016 dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, industri e-Commerce Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir tumbuh sekitar tujuh belas persen dengan total jumlah usaha e-Commerce mencapai 26,2 juta unit.

Sementara berdasarkan riset global yang dikeluarkan Bloomberg menyatakan bahwa pada 2020 lebih dari separuh penduduk Indonesia akan terlibat di aktivitas e-Commerce.