pulsa-logo

Gandeng Synaptics, Vivo Garap Smartphone Pertama dengan Pemindai Sidik Jari di Layar


Galing

Jum'at, 15 Desember 2017 • 17:07

Synaptics, Fingerprint Under Display, Fingerprint Bawah Layar, Under Display, Sensor


Foto: GizmoChinaFoto: GizmoChina

Awal pekan ini, Synaptics telah meluncurkan Clear ID FS9500 sebagai pemindai sidik jari yang ditanam di bawah layar, dan merupakan display berteknologi pertama di dunia. Synaptics  juga  telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan bekerja sama dengan salah satu dari lima perusahaan manufaktur smartphone teratas untuk produksi massal Clear ID.  Pada hari ini (15/12) Synaptics secara resmi  telah mengumumkan bahwa perusahaannya akan jadi pemasok pemindai sidik jari di layar Clear ID FS9500 untuk Vivo.

Vivo saat ini berada di antara lima vendor smartphone teratas di dunia. Kabarnya, Vivo  akan mendapatkan pasokan sekitar 70 juta unit sensor Clear ID dari Synaptics. Lalu bagaimana sistematika dan penggunaan layar dengan Clear ID ini? Dan apa saja sih keunggulan Clear ID jika dibandingkan dengan teknologi pemindaian sidik jari dan pemindaian wajah yang sedang nge-trend saat ini?

Menurut Forbes, sistem penggunaannya sangat mudah. Cukup  menekan tombol yang ada di sisi kanan ponsel Vivo dengan layar Clear ID untuk mengaktifkannya. Selanjutnya pengguna akan melihat gambar sidik jari yang disinari di bagian bawah layar. Sentuh layar  untuk membuka penguncian smartphone secara langsung. Synaptics mengatakan bahwa pemindai sidik jari dengan layar Clear ID dirancang untuk  memungkinkan vendor  untuk mendesain smartphone dengan bezel tipis. 

Ada berbagai manfaat  jika vendor mengadopsi  teknologi pemindai sidik jari di bawah layar. Melakukan pemindaian sidik jari yang menghadap ke belakang tidak selalu nyaman saat smartphone diletakkan di atas permukaan meja. Terlebih dengan resiko luka baret  pada kamera belakang saat mengakses pembaca sidik jari di belakang. Pemindaian wajah juga tidak terlalu nyaman digunakan  karena mengharuskan pengguna mengangkat smartphone  sejajar dengan wajah setiap saat ingin membuka smartphone. Lain halnya dengan  Clear ID yang memungkinkan pengguna membuka ponsel dengan  sangat mudah, hanya dengan sentuhan lembut di layar.

Karena Clear ID adalah pemindai optik, teknologi ini  dilengkapi sensor gambar CMOS yang memiliki ketebalan kurang dari 0,7 mm. Saat pengguna menyentuh layar OLED yang disematkan dengan Clear ID, sensor akan memindai sidik jari dan mengirimkan informasi ke prosesor  smartphone untuk memverifikasi kecocokan dengan data di smartphone. Sensor Clear ID sudah pasti akan terlindung dari goresan dan percikan air karena posisinya yang berada di bawah permukaan kaca layar smartphone. Selain itu, ia dilengkapi dengan banyak fitur keamanan seperti pencocokan template sidik jari  yang adaptif, teknologi anti sadap, autentikasi ECC dan enkripsi AES. (Nariswari/Galing)

Sumber: GizmoChina