pulsa-logo

7 Prediksi Ekonomi Aplikasi di 2018


Fauzi

Rabu, 20 Desember 2017 • 09:47

Prediksi Ekonomi Aplikasi 2018


3.    Adopsi yang Lebih Luas terhadap Aplikasi AR

Pokémon GO dan Snapchat telah menyadarkan kita betapa pengguna bisa sangat tertarik dengan augmented reality (AR) dan kami memprediksi bahwa AR akan membuat langkah maju yang signifikan untukmerealisasikan potensinya yang sangat besar pada 2018.

Facebook, Google dan Appletelah memulai lebih awal pada konferensi pengembang mereka pada 2017, dan bersama perusahaan raksasa dari Tiongkok, Alibaba, Baidu and Tencent, mereka telah membangun fondasi untuk inisiatif-inisiatif AR, yang akan mengakselerasi pengembangan pasar dengan mempermudah pengembang untuk membuat aplikasi-aplikasi AR dan sekaligus mengumpulkan ketertarikan pengguna. Prosesnya sudah dimulai dengan peningkatanyang signifikan terhadap unduhan aplikasi iPhone yang muncul pada pencarian teratas untuk frase “Augmented Reality” di toko aplikasi di Jepang, dan negara Asia Pasifik lainnya.

Image: App AnnieImage: App Annie

Mulai 2017, unduhan atas aplikasi AR di iPhone meningkat secara signifikan seiring dengan bertambahnya jumlah aplikasi yang terkait dan tergabung dengan AR.

4.    Fragmentasi Pasar Video Streaming yang Lebih Cepat

Menonton film seri atau Hollywood di Netflixsaat dalam perjalanansudah menjadi pemandangan yang umum.Tahun 2017 menjadi tahun yang luar biasa bagi layanan video streaming dengan jumlah waktu yang dihabiskanpengguna pada layanan tersebut mencapai hampir 40 miliar jam dipasar Asia Pasifik saja.

Tahun ini sampai 31 Oktober, aplikasi layanan video streaming mencatat pertumbuhan yang tinggi di duniapada pembelianuntuk film dalam kategori Entertainment, baik pada iOS maupun Google Play. Namun, di saat perusahaan ternama di industri hiburandan ekonomi aplikasi – sepertiNetflix,Apple,Google,Facebook,SnapdanDisney— telahmengumumkan rencana besar untuk mengekspansi bisnis mereka dengan beragam strategi.Kami melihat 2018 akan menjadi tahun dimulainya perubahan pada pasar layanan video streaming, terutama pada fragmentasiperusahaan layanan video streaming. Pada Oktober 2017 saja, diantara semua pengguna iPhone di Indonesia yang memiliki setidaknya satu layanan video streamingterdepanterinstal pada perangkat mobile mereka, bagian yang menginstal dua layanan video streaming telah mencapai 40%.


Meningkatnya jumlah pengguna iPhone yang menginstal dua atau lebih aplikasi layanan video streaming mengindikasikan meningkatnya fragmentasi pada pasaryang bersangkutan, Image: App AnnieMeningkatnya jumlah pengguna iPhone yang menginstal dua atau lebih aplikasi layanan video streaming mengindikasikan meningkatnya fragmentasi pada pasaryang bersangkutan, Image: App Annie

Secara keseluruhan, pasar layanan video streaming tengah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, dalam beberapa tahun lagi, konsumen akan mulai memikirkan waktu dan uang yang mereka habiskan untuk layanan-layanan video streaming yang terinstal pada perangkat mereka, sehingga beberapa perusahaan akan mengalami penurunan keuntungan dan pada akhirnya terdesak keluar dari pasar persaingan.

5.    Perangkat Bergerak Mengubah Pengalaman Konsumen Ritel

Pakar dan analis telah memperkirakan kejatuhan sektor retail,dan kami melihat aplikasi sebagai cara untuk menghidupkan kembali pengalaman retail konsumen. Toko ritel fisik sendiri telah mengadopsi aplikasi dan banyak pembeli yangtertarik, sebagaimana terlihat pada Great Singapore Sale 2017, yang mencatat peningkatan penjualan berkat aplikasiGoSpree. Dalam sebulan, pengguna di Indonesia – negara dengan populasi 261 juta dan jumlah kelas menengah yang sedang tumbuh – menghabiskan rata-rata 90 menit di aplikasibelanja online, menempatkannya di posisi #2 setelah Korea Selatan. Pada 11 November 2017, di Single’s Day atau Hari Jomblo, Alibaba mencatat penjualan terbesarnya dengan nilai yang mencapai $25.3 miliar, dengan pengguna ponsel menyumbang 90% dari penjualan tersebut. Pertumbuhan tersebut hanya permulaan dari pengalaman belanja ritel yang tengah berevolusi dengan cepat.

Pada 2018, aplikasi tidak akan berhenti mengubah kebiasaan pembeli yang pada gilirannya akan mendefinisi kembali hubungan antara dan bahkan sifat dari saluran penjualan ritel (misalnya aplikasi online, internet dan toko ritel fisik). Tiongkok adalah salah satu negara yang sangat berpengaruh di area ini. Di Tiongkok bagian barat, semakin banyak pembeli yang mengunjungi toko hanya untuk mengambil barang yang mereka beli di perangkat mobile. Peran kasir akan semakin berkurang atau bahkan sudah mulai digantikan sama sekali oleh aplikasi ponsel pintar. Bagi banyak konsumen, aplikasi perangkat bergerak akan menjadi bagian terpenting dari pengalaman berbelanja, terlepas dari saluran apa yang mereka pakai.