pulsa-logo

Dituding Mencontek, Apple Digugat Perusahaan ini


Galing

Jum'at, 22 Desember 2017 • 22:55


Foto: PhoneArenaFoto: PhoneArena

Logo atau ikon, selama ini dianggap sebagai identitas utama yang mewakili citra brand atau sebuah merek. Kekuatan sebuah logo bisa mempengaruhi popularitas dan daya ingat sebuah produk di benak konsumen. Maka sudah sewajarnya jika semua perusahaan mendesain logo dan ikon perusahaannya dengan seunik mungkin dan mencirikan identitas perusahaan. Namun apa jadinya, jika logo yang selama ini sudah “terlanjur” dikenal oleh konsumen, kemudian memiliki desain yang nyaris sama dengan logo perusahaan lainnya? Maka jalur hukumlah jawabannya.

Seperti kasus yang saat ini menimpa Apple yang dikabarkan saat ini sedang menghadapi tuntutan hukum terkait dengan pelanggaran hukum merek dagang.

Kali ini, Apple dituntut oleh sebuah perusahaan retail pakaian di Tiongkok bernama Kon, yang memiliki logo perusahaan yang nyaris sangat mirip dengan logo App Store yang baru dibuat oleh Apple.

Kembali di bulan Agustus lalu, Apple memang mengubah ikon App Store yang semula merupakan segitiga dengan sisi yang tersusun atas gabungan kuas, pensil dan penggaris menjadi bangun segitiga berupa tongkat bersudut membulat. Celakanya, logo baru ini faktanya malah jadi mirip dengan logo milik Kon yang tampak sama dengan perbedaan kecil dari segi warna saja. Segitiga warna hitam dari Kon merepresentasikan bentuk tulang yang terinspirasi oleh album Sex Pistols berjudul “Anarchy In The UK”.

Singkat cerita, Kon jelas murka dan  mengklaim bahwa mereka memiliki merek dagang atas logo tersebut dan menuntut permintaan maaf dari Apple. Tidak sampai disitu, mereka juga menuntut adanya ganti rugi.

Pengadilan Rakyat Beijing rupanya telah menerima berkas  kasus tersebut serta diharapkan akan mengeluarkan vonis dalam beberapa pekan kedepan. (Nariswari/Galing)

Sumber: PhoneArena