pulsa-logo

Bikin Lambat Kinerja iPhone Lawas, Apple Digugat Konsumen


dian iskandar

Senin, 25 Desember 2017 • 13:47

Apple,iPhone,iPhone 6,iPhone 7,iPhone 5,apple digugat,perlindungan konsumen


ilustrasiilustrasi

Apple belum lama ini merilis pembaruan yang diantaranya bisa menambah daya pakai baterai. Tapi, ternyata itu tidak membuat nyaman beberapa konsumen sebab kinerja iPhone mereka menjadi lambat. Terutama untuk model Phone 7 atau yang lebih lama.

Dilansir dari Chicago Sun Times, lima konsumen iPhone telah mengajukan tuntutan hukum federal di Chicago melawan raksasa teknologi tersebut dengan alasan Apple telah melakukan prakti "penipuan”, dan tidak etis" yang melanggar undang-undang perlindungan konsumen.

Gugatan tersebut diajukan Kamis minggu lalu oleh dua orang berasal dari Illinois bersama juga ada yang berasal dari Ohio, Indiana dan North Carolina, yang diantaranya memiliki model dari iPhone 5 sampai iPhone 7.

Mereka mengklaim bahwa pembaruan iOS Apple "direkayasa untuk secara sengaja memperlambat atau 'mencekik' kecepatan kinerja" iPhone 5, iPhone 6 dan iPhone 7.

Pengguna iPhone telah lama berspekulasi bahwa setelah iPhone baru diluncurkan, pembaruan perangkat lunak akan mengurangi model lama agar pelanggan membeli ponsel baru.


Apple secara parsial mengkonfirmasi teori tersebut pada hari Rabu, merilis sebuah pernyataan yang mengakui update akan memperlambat ponsel, namun hanya untuk mencegah perangkat dengan baterai yang lama "dari shutdown secara tidak terduga."

Seorang pengacara bernama James Vlahakis mengatakan bahwa Apple melanggar loyalitas pelanggan, (dengan) memaksa banyak orang uang membeli ponsel baru.

"Korporasi harus menyadari bahwa orang-orang (lebih) pintar dan ketika mereka menghabiskan uang dengan susah payah untuk mendapatkan produk yang mereka harapkan (mereka akan berharap) memiliki performa sepert harapannya," kata dia. "Sebaliknya, Apple tampaknya telah mengaburkan dan menyembunyikan mengapa ponsel lama (menjadi) melambat.", kata Vlahakins seperti dikutip PULSA dari Chicago Sun Times .

Para penggugat menuntut gantu rugi akibat dari update itu meski tidak disebutkan jumlahnya. (*)

Sumber: Chicago Sun Times