pulsa-logo

Lenovo Siapkan Headset VR Baru, Seperti Apa?


Galing

Selasa, 26 Desember 2017 • 21:46

Lenovo, Headset VR, Virtual Reality


Foto:Lets Go DigitalFoto:Lets Go Digital

Sejak beberapa waktu lalu, Lenovo dikabarkan  sedang berfokus pada penggarapan headset realitas maya (VR- Virtual Reality). Rencananya perusahaan asal Tiongkok tersebut akan memperkenalkannya untuk pertama kalinya pada pertengahan pertama tahun 2018. Menurut informasi terbaru, headset VR Lenovo tersebut bakal diluncurkan tahun depan dengan mengusung nama"Mirage Solo with Daydream".

Rumor mengenai ini sebelumnya telah beredar pada saat Lenovo mendapatkan sertifikat dari FCC yang mengisyaratkan kehadiran headset tersebut. Sementara itu menurut sertifikat FCC yang baru diterbitkan, Mirage Solo with Daydream yang akan dipasarkan di AS akan hadir dengan nomor model VR-1541F. 

Perangkat ini akan disertakan dengan earphone dengan kabel sepanjang 0.5m yang diidentifikasi sebagai CE-1601T. Dalam kemasan tersebut terdapat pula controller berlabel CE-1601T. Semua unit headset akan dipersenjatai dengan dukungan Bluetooth 5.0.

Bagian depan dari Mirage Solo with Daydream menampilkan layar berukuran cukup lapang. Headset VR mandiri milik Lenovo ini kabarnya akan mengusung baterai berkapasitas 4.000 mAh yang dapat diisi menggunakan kabel USB yang tidak disebutkan jenisnya.

Belum ada rincian secara spesifik terkait perangkat keras apa yang bakal dijalankan di atas Mirage Solo with Daydream. Spekulasi yang berkembang menyatakan bahwa headset ini setidaknya akan menggunakan prosesor Qualcomm  Snapdragon 835. Sedangkan chip memori yang digunakan kemungkinan akan dibuat oleh Toshiba atau Samsung sesuai dengan area pemasaran yang dipilih.

Diluncurkannya VR mandiri Lenovo  ini kelak akan menjadi perangkat yang  signifikan terhadap ekosistem yang berkembang di Google yang dimulai sejak akhir 2016 lalu lewat headset VR Daydream. Google  menempatkan fokus yang lebih besar pada pengembangan headset VR mandiri  dengan terus mendorong teknologi  virtual reality-nya melalui investasi yang besar dari sisi perangkat keras hingga konten. (Nariswari/Galing)

Sumber: 1, 2