pulsa-logo

WHO Akhirnya Klasifikasi Kecanduan Game Sebagai Gangguan Kejiwaan


dian iskandar

Rabu, 03 Januari 2018 • 08:31

Game,kecanduan game,AoV,Mobile legend,ame moba,Aov vs mobile legend


ilustrasiilustrasi

Untuk pertama kalinya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memutuskan untuk mencantumkan kecanduan game sebagai kondisi kesehatan mental. Klasiifikasi Penyakit  Internasional (ICD) ke-11 ini akan mencakup kondisi yang disebut "gaming disorder”." Kondisi kesehatan mental ini telah dijelaskan dalam draft dokumen sebagai pola perilaku permainan yang terus-menerus dan berulang dengan intenssif sehingga lebih prioritaskan daripada kegiatan lainnya.

Kecanduan game sudah dilihat sebagai isu kesehatan masyarakat di beberapa negara. Di Inggris, bahkan ada klinik khusus yang membantu orang mengatasi kecanduan game mereka. Pun, di Korea Selatan telah memperkenalkan undang-undang yang melarang akses untuk anak-anak di bawah usia 18 tahun dari game online antara tengah malam sampai jam 6 pagi.

Organisasi Kesehatan Dunia terakhir memperbarui Klasifikasi Penyakit Internasional pada tahun 1992. Dan akan akan merilis panduan baru akhir tahun ini.

Ini merinci bahwa perilaku permainan abnormal pada inpidu harus dipantau dalam kurun waktu setidaknya satu tahun sebelum diagnosis dapat diberikan. Namun, jika gejala diyakini parah, periodenya bisa dipersingkat.

Gejala yang disebutkan dalam dokumen termasuk peningkatan prioritas yang diberikan pada game, gangguan kontrol terhadap intensitas permainan, durasi, dan frekuensi serta kelanjutan permainan bahkan setelah hasil negatif.(*)

Sumber: BBC via Ubergizmo